Sepertiga Tiket Mudik Lebaran 2026 dari Daop 8 Surabaya Sudah Terjual, Lebih dari 179 Ribu Kursi Ludes

Belum genap sepekan Ramadan 2026, sebanyak 179.440 tiket atau 31 persen kuota Angkutan Lebaran KAI Daop 8 Surabaya telah ludes, menandakan lonjakan mudik mulai memanas sejak dini.

21 Feb 2026 - 21:12
Sepertiga Tiket Mudik Lebaran 2026 dari Daop 8 Surabaya Sudah Terjual, Lebih dari 179 Ribu Kursi Ludes
Sepertiga tiket Mudik Lebaran 2026 Daop 8 Surabaya ludes terjual (Dok. KAI for SJP)

SURABAYA, SJP - Ramadan 2026 bahkan belum berjalan sepekan, namun tiket kereta api untuk angkutan mudik dan arus balik Lebaran sudah terjual hingga sepertiga dari total kapasitas yang disediakan. Tingginya animo masyarakat itu menunjukkan mobilitas Lebaran tahun 2026 akan diperkirakan tetap padat, dengan kereta api menjadi salah satu moda transportasi favorit.

Data terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat, sebanyak 179.440 tiket telah terjual atau sekitar 31 persen dari total 561.528 tempat duduk yang disediakan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Penjualan tersebut mencakup jadwal keberangkatan mulai 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peluang masyarakat untuk mendapatkan tiket masih terbuka, meskipun jumlah penjualan terus mengalami peningkatan signifikan.

"Penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk periode Angkutan Lebaran 2026 telah terjual 179.440 tiket atau sebanyak 31 persen dari total tempat duduk yang disediakan yaitu sebanyak 561.528 tempat duduk," ujar Mahendro, Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan, pemesanan tiket telah dibuka sejak 25 Januari 2026 lalu pukul 00.00 WIB atau H-45 sebelum keberangkatan. Sejak saat itu, tren pembelian terus menunjukkan grafik meningkat, terutama mendekati masa puncak arus mudik.

"Sejak 25 Januari 2026 pukul 00.00 WIB, KAI telah membuka pemesanan tiket hingga H-45 keberangkatan," jelasnya.

"Untuk tanggal favorit atau penjualan dengan tiket tertinggi pada masa Angkutan Lebaran yakni pada tanggal 18 Maret atau (H-3) dengan penjualan sebanyak 17.545 tiket," imbuh Mahendro.

Lonjakan pemesanan ini tidak hanya terjadi pada arus mudik, tetapi juga mulai terlihat pada periode arus balik. Untuk keberangkatan H+1 hingga H+10, tingkat okupansi tempat duduk terus meningkat dan diproyeksikan mencapai puncaknya menjelang akhir masa libur Lebaran.

Sejumlah rute dari wilayah Daop 8 Surabaya tercatat menjadi favorit pelanggan, khususnya perjalanan menuju kota-kota besar seperti Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung, dan Jakarta. 

Tingginya minat ini mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu.

“Beberapa rute favorit dari wilayah Daop 8 Surabaya yang menjadi pilihan pelanggan di antaranya tujuan Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung, dan Jakarta,” kata Mahendro.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Lebaran, KAI Daop 8 Surabaya telah melakukan berbagai langkah persiapan operasional secara menyeluruh. 

Upaya tersebut meliputi pemantauan okupansi secara berkala, pemeriksaan sarana atau rampcheck, kesiapan awak kereta, peningkatan kebersihan stasiun dan rangkaian, serta penguatan sistem pengamanan.

Selain itu, program diskon tarif sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial yang merupakan stimulus dari pemerintah juga mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 43.820 tiket diskon telah terjual dan jumlahnya terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan.

"Sebagai salah satu wilayah operasional dengan mobilitas pelanggan yang tinggi, KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan penjualan tiket guna memastikan kebutuhan transportasi masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal,* pungkas Mahendro.

KAI pun kembali mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket lebih awal, agar dapat memperoleh jadwal keberangkatan serta kelas layanan yang sesuai kebutuhan di tengah tingginya permintaan angkutan Lebaran tahun ini. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow