Sempat Jebol Karena Banjir, Kini Saluran Irigasi di Tlogosari Bondowoso Kembali Berfungsi

Sebelumnya saluran irigasi di Kecamatan Tlogosari yang sempat jebol pasca terjadinya banjir dan tanah longsor pada 22 Desember 2024 silam.

10 Jul 2025 - 22:44
Sempat Jebol Karena Banjir, Kini Saluran Irigasi di Tlogosari Bondowoso Kembali Berfungsi
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama wakilnya, As'ad Yahya Syafi'i dan Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir ditemani oleh Plt Kepala Dinas BSBK saat meninjau dan meresmikan saluran irigasi di Desa Pakisan Kecamatan Tlogosari (Foto: Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Saluran irigasi di Desa Pakisan Kecamatan Tlogosari Kabupaten Bondowoso yang rusak gegara banjir bandang pada tahun 2024 silam, akhirnya selesai direhabilitasi.

Rehabilitasi saluran irigasi tersebut diharapkan bisa membantu petani untuk mengairi sawah, sehingga mampu memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan swasembada pangan.

Selesainya rehabilitasi saluran irigasi yang mengairi sawah di tujuh desa ini, diresmikan oleh Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahi bersama Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i dan Ketua DPRD, Ahmad Dhafir, pada Kamis (10/7/2025).

"Peresmian ini menandai langkah penting dalam memastikan ketersediaan air yang memadai bagi para petani di wilayah tersebut," kata Bupati Bondowoso.

Bupati juga menegaskan, ketersediaan air irigasi yang merata dan memadai merupakan faktor krusial dalam menunjang produktivitas serta kesejahteraan petani. 

"Sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat Bondowoso, khususnya di wilayah pedesaan. Jadi harus didukung," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan proyek ini di tengah efisiensi anggaran secara nasional. 

"Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif demi kemajuan Bondowoso," terang politisi PKB ini.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi (BSBK), Ansori, menjelaskan, saluran irigasi yang baru saja direhabilitasi ini sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana alam, yang menyebabkan penurunan fungsi dan mengganggu distribusi air ke lahan pertanian. 

"Dengan selesainya proses rehabilitasi ini, diharapkan aliran air dapat kembali normal dan mendukung aktivitas pertanian secara optimal," pesannya.

Ansori menjelaskan rincian proyek rehabilitasi tersebut. Pekerjaan dimulai pada 23 April 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp499.436.900 dan waktu pelaksanaan selama 90 hari. 

"Proyek ini mencakup dua kecamatan, yaitu Tlogosari dan Pujer, serta tujuh desa, yakni Pakisan, Randucangkring, Maskuning Wetan, Maskuning Kulon, Jebung Lor, Jebung Kidul, dan Patemon," pungkasnya. 

Sekadar diketahui, sebelumnya saluran irigasi di Kecamatan Tlogosari yang sempat jebol pasca terjadinya banjir dan tanah longsor pada 22 Desember 2024 silam.

Diketahui, saluran air yang jebol tersebut adalah irigasi yang paling vital, lantaran mengairi persawahan milik petani seluas 748 hektare. Juga untuk kebutuhan lainnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow