Semarak HUT RI di Mojokerto: Bendera 600 Meter dan Mural One Piece Jadi Sorotan

Perayaan HUT RI di Mojokerto diwarnai bendera raksasa 600 meter di Dusun Ngaglik, sementara mural One Piece di Dusun Kauman diminta dihapus polisi.

13 Aug 2025 - 13:49
Semarak HUT RI di Mojokerto: Bendera 600 Meter dan Mural One Piece Jadi Sorotan
Bendera 600 meter dibentangkan di Dusun Ngaglik dan mural One Piece di Dusun Kauman. (Foto: Syaiful/SJP)

MOJOKERTO, SJPWarga Dusun Ngaglik, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 600 meter untuk memeriahkan HUT ke-80 RI, Rabu (13/8/2025).

Bendera dipasang melingkar di lingkungan RT 04 RW 03 pada tiang setinggi empat meter. Pemasangan dilengkapi lampu warna-warni, gapura, serta hiasan Garuda Pancasila di pintu masuk gang kampung.

Ketua RT 04, Yudi Kris, menyebut persiapan bendera dimulai sejak April 2025. Warga bergotong royong dan patungan hingga terkumpul puluhan juta rupiah demi mewujudkan pemasangan bendera raksasa tersebut.

“Alhamdulillah, kita bisa beda dengan RT lain,” kata Yudi.

Warga setempat, Ika Puspitasari, menuturkan rasa bangganya. Dia menyebut baru tahun ini kampungnya merayakan HUT RI dengan skala besar serta diiringi berbagai acara tambahan untuk memupuk kerukunan warga.

“Lebih meriah, ini bisa memupuk kerukunan warga, terutama pemuda-pemudi. Akan ada jalan santai, karnaval, istigasah, dan tumpengan pada malam 16 Agustus,” kata Ika.

Di tempat berbeda, warga Dusun Kauman, Desa Bangsal, Kecamatan Bangsal, dikejutkan dengan munculnya mural bergambar karakter anime One Piece di jalan paving tepi sungai, Senin (11/8/2025) malam.

Lukisan berdiameter 1,5 meter itu berada hanya 50 meter dari Dapur Makan Bergizi Gratis Badan Pangan Nasional. Polisi mendatangi lokasi setelah mural itu viral di media sosial.

Ketua RT 5 RW 1 Dusun Kauman, Moch Sofan menjelaskan, mural itu dibuat spontan oleh sekelompok anak muda. Pembuatan mural, katanya, tidak memiliki maksud khusus selain sekadar hiasan.

“Pembuatan mural itu dilakukan secara spontan dan tanpa tujuan khusus. Hanya untuk hiasan,” kata Sofan, Selasa (12/8/2025).

Sofan mengaku terkejut mural tersebut ramai diperbincangkan publik. Dia mengatakan baru mengetahui viralnya mural setelah diberitahu warganya mengenai perbincangan yang muncul di media sosial.

“Saya juga baru tahu kalau sekarang ramai,” ucap Sofan.

Polisi kemudian meminta mural ditutup demi menjaga ketertiban. Sofan memastikan akan menyampaikan permintaan itu kepada para pembuat mural agar diganti dengan gambar lain yang lebih sesuai.

“Nanti saya sampaikan biar dihapus, diganti gambar lain,” ujarnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow