Seluruh Kepala OPD dan Camat Teken Komitmen Wujudkan Visi Misi Bupati Nganjuk
Penandatanganan komitmen ini menandai langkah awal sinergi dan komitmen bersama seluruh jajaran Pemkab Nganjuk dalam mendukung arah pembangunan lima tahun ke depan.
NGANJUK, SJP – Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menandatangani komitmen bersama. Kegiatan itu berlangsung di ruang rapat Anjuk Ladang pada Selasa (15/4/2025).
Dokumen yang ditandatangani berupa komitmen untuk bersama-sama memastikan terlaksananya visi, misi, dan program unggulan bupati dan wakil bupati Nganjuk periode 2025–2030.
Dokumen komitmen tersebut berisi tiga poin utama, yaitu:
Pertama, menjabarkan visi, misi, dan program unggulan secara operasional ke dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana strategis (renstra) perangkat daerah dengan strategi, arah kebijakan, serta program dan sub kegiatan yang memiliki target kinerja terukur.
Kedua, menjadikan RPJMD dan renstra sebagai pedoman dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan. Seperti: rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), rencana kerja (renja), kebijakan umum anggaran (KUA) prioritas plafon anggaran sementara (PPAS), serta anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) beserta perubahannya.
Ketiga, menjadikan hasil evaluasi capaian program dan kegiatan sebagai dasar dalam penilaian kinerja aparatur sipil negara (ASN).
Selain itu, ada juga 15 program unggulan bupati dan wakil bupati Nganjuk yang harus dijalankan dan dipastikan pelaksanaannya oleh seluruh OPD. Adapun rinciannya sebagai berikut:
1. Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan, jembatan, dan saluran.
Program ini diampu oleh beberapa OPD. Yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) sebagai pengampu utama, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai OPD pendukung.
2. Peningkatan profesionalisme dan birokrasi inovatif, bersih tanpa korupsi
Program ini diampu oleh beberapa OPD. Yakni: Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Inspektorat.
Sebagai OPD pendukung, yakni: asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat (pemkesra), asisten ekonomi dan pembangunan (ekbang), badan usaha milik daerah (BUMD), asisten administrasi umum, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus), sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dan 20 kecamatan.
3. Pengentasan kemiskinan dan pengangguran
Program ini diampu oleh beberapa OPD. Yakni: Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, DPUPR, DPRKP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), Disdukcapil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Dishub, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Disporabudpar), dan Dinas Pertanian. Kemudian DPMPTSP sebagai OPD pendukung.
4. Peningkatan akses dan kualitas pendidikan
Program ini diampu oleh Dinas Pendidikan, dan didukung oleh Disarpus dan Disporabudpar.
5. Penguatan pendidikan Diniyah dan pesantren
Program ini diampu oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan asisten pemkesra. Kemudian didukung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
6. Peningkatan layanan kesehatan masyarakat dan pengadaan mobil siaga kelurahan
Program ini diampu oleh Dinas Kesehatan, RSD Nganjuk dan RSD Kertosono, sekretariat daerah, serta camat Bagor, camat Kertosono, camat Nganjuk, camat Sukomoro, dan camat Tanjunganom. Sebagai OPD pendukung yakni Dinas PPKB.
7. Menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagai destinasi wisata
Program ini diampu oleh Disporabudpar.
8. Optimalisasi dan revitalisasi pasar tradisional
Program ini diampu oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag).
9. Menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagai wilayah agropolitan
Program ini diampu oleh Dinas Pertanian dan didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan.
10. Mewujudkan Kabupaten Nganjuk layak anak dan responsif gender
Program ini diampu oleh Dinsos PPPA .
11. Melestarikan seni budaya dan kearifan lokal serta lingkungan hidup
Program ini diampu oleh Disporabudpar dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai OPD pendukung.
12. Revitalisasi bidang peternakan dan pertanian serta subsidi pupuk
Program ini diampu oleh Dinas Pertanian serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan sebagai OPD pendukung.
13. Pengembangan dan pemberdayaan ekonomi kreatif, UMKM
Program ini diampu oleh Disporabudpar serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.
14. Pengembangan jejaring antardaerah kabupaten, kota, provinsi dan pusat serta warga Nganjuk di perantauan
Program ini diampu oleh asisten pemerintah bidang administrasi umum.
15. Peningkatan ADD dan kesejahteraan kelembagaan desa atau kelurahan (RT, RW, BPD/LPM dan kader)
Program ini diampu oleh DPMD, camat Bagor, camat Kertosono, camat Nganjuk, camat Sukomoro, dan camat Tanjunganom.
Penandatanganan komitmen ini menandai langkah awal sinergi dan komitmen bersama seluruh jajaran Pemkab Nganjuk dalam mendukung arah pembangunan lima tahun ke depan. (adv)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

