Tekan Pengangguran, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi untuk Pencari Kerja

Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi nyata dari Program 100 Hari Kerja Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, khususnya pada Quick Win Pilar 5: Pendidikan Unggul.

17 Apr 2025 - 17:24
Tekan Pengangguran, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi untuk Pencari Kerja
Bupati Setyo Wahono (berdiri), saat menghadiri giat pelatihan. Foto: Ist

BOJONEGORO, SJP—Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran. Melalui Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker), Pemkab menggelar pelatihan sekaligus uji sertifikasi kompetensi bagi para pencari kerja.

Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi nyata dari Program 100 Hari Kerja Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, khususnya pada Quick Win Pilar 5: Pendidikan Unggul.

Kepala Disperinaker Bojonegoro, Amir Syahid, menyebut pelatihan ini bukan hanya sekadar pelatihan biasa. Namun juga bagian dari upaya jangka panjang untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten dan bersertifikasi sesuai standar lembaga sertifikasi profesi.

“Ini bentuk pengakuan terhadap kemampuan para pencari kerja. Dengan sertifikasi, mereka punya nilai tambah saat masuk ke dunia kerja,” jelas Amir.

Amir menjelaskan, pelatihan ini dirancang sesuai dengan bidang keahlian peserta. Mulai dari peningkatan pengetahuan, keterampilan, hingga penguatan etika dan profesionalisme kerja.

“Kami juga akan lakukan monitoring pasca-pelatihan. Apakah peserta menerapkan ilmunya atau tidak. Ini penting untuk melihat dampaknya di lapangan,” imbuhnya.

Dari sisi dunia usaha, pelatihan ini juga memudahkan perusahaan untuk merekrut karyawan yang sudah teruji secara kompetensi, sehingga menekan risiko dalam proses rekrutmen.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Berdasarkan data Disperinaker Bojonegoro, saat ini TPT tercatat sebesar 4,42 persen.

“Dengan pelatihan dan sertifikasi, kami ingin angka itu terus turun. Semakin banyak warga yang terserap kerja, semakin kuat pula fondasi ekonomi daerah,” tegas Amir.

Pelatihan ini diharapkan menjadi jembatan emas bagi para pencari kerja agar lebih siap menghadapi tantangan pasar kerja, baik di dalam maupun luar daerah. (adv)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow