Selain Arus Mudik, Polres Malang Fokus Amankan Destinasi Wisata saat Lebaran
Polres Malang menggelar rapat koordinasi lintas sektoral. Tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik, tetapi juga pengamanan kawasan wisata.
MALANG, SJP – Guna mengantisipasi lonjakan wisatawan saat libur lebaran, Polres Malang menyiapkan strategi pengamanan khusus di sejumlah destinasi wisata utama di wilayah Kabupaten Malang.
Langkah ini dilakukan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2025 yang berlangsung mulai tanggal 23 Maret 2025 hingga tanggal 8 April 2025.
Wakapolres Malang Kompol Bayu Halim Nugroho menegaskan, pengamanan objek wisata juga menjadi salah satu prioritas selain pengamanan arus mudik.
Pasalnya, Kabupaten Malang memiliki sejumlah destinasi favorit yang diprediksi akan mengalami peningkatan kunjungan signifikan. Seperti kawasan pantai di Malang Selatan, Pujon, serta wisata air terjun dan perbukitan di wilayah Tumpang dan Lawang.
“Selain jalur mudik, kami fokus pada pengamanan kawasan wisata. Lonjakan pengunjung bisa berdampak pada kemacetan, rawan kecelakaan, serta potensi kejahatan seperti pencopetan atau premanisme,” ujar Kompol Bayu dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Mapolres Malang, Rabu (19/3/2025).
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan, Polres Malang akan menempatkan personel di titik-titik strategis.
Enam pos pengamanan (pospam) akan didirikan di jalur menuju destinasi wisata utama. Termasuk pospam di Bantur yang mengarah ke Pantai Balekambang dan Sendang Biru.
Selain itu, satu pos pelayanan di Singosari akan dioptimalkan untuk memberikan informasi bagi wisatawan. Termasuk terkait jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas.
Command center Polres Malang juga akan memantau kondisi di berbagai titik wisata melalui jaringan CCTV, serta mengaktifkan layanan pengaduan di nomor 110.
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, kepadatan wisatawan di Malang Selatan sering kali menyebabkan antrean panjang di jalan sempit menuju pantai.
Polres Malang akan menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Termasuk dengan sistem buka tutup di titik-titik rawan macet.
“Kami mengimbau wisatawan untuk selalu memperhatikan kondisi kendaraan, memastikan bahan bakar cukup, dan mematuhi aturan lalu lintas. Selain itu, tetap waspada terhadap barang bawaan di tempat wisata untuk menghindari tindak kriminal,” tambah Kompol Bayu.
Selain aspek lalu lintas dan keamanan, kepolisian juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menyiagakan petugas medis di beberapa lokasi wisata yang berisiko.
Wisata berisiko itu seperti pantai dengan ombak besar. Wisatawan juga diingatkan untuk tidak berenang di zona berbahaya serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Dengan pengamanan yang maksimal dan koordinasi lintas sektor, Polres Malang berharap libur lebaran tahun 2025 dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Malang. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

