Sekda Situbondo Dimutasi Jadi Staf Ahli di Bondowoso, Bupati: Bukan Permintaan Pribadi

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menjelaskan mutasi pejabat dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan kebutuhan daerah, termasuk rencana open bidding, untuk memperkuat tata kelola serta penyempurnaan struktur pemerintahan.

24 Nov 2025 - 21:34
Sekda Situbondo Dimutasi Jadi Staf Ahli di Bondowoso, Bupati: Bukan Permintaan Pribadi
Wawan Setiawan (3 dari kiri) yang sebelumnya jadi Sekda Bondowoso, kini Balik Kandang' jadi staf ahli bupati (foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Ada yang menarik dalam gelaran mutasi dan promosi jabatan eselon II, III, dan IV di Kabupaten Bondowoso yang berlangsung di Aula Sabha Bina Praja, Senin (24/11/2025). 

Salah seorang pejabat yang dilantik adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Situbondo, Wawan Setiawan, yang “balik kandang” ke Bumi Ki Ronggo dan kini mengemban amanah baru sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah Bondowoso.

Mutasi tersebut, ditegaskan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, sepenuhnya telah sesuai prosedur dan regulasi. Ia membantah anggapan bahwa mutasi Sekda Situbondo terjadi atas permintaan pribadi pejabat bersangkutan.

Usai pelantikan, Bupati Bondowoso menjelaskan, penempatan Wawan Setiawan merupakan hasil evaluasi kebutuhan organisasi dan rekam pengalaman yang dinilai relevan.

“Beliau kita butuhkan di sini. Pengalaman beliau relevan, tetapi tetap butuh adaptasi dan pemikiran yang kita perlukan untuk Bondowoso,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Menanggapi pertanyaan apakah mutasi tersebut berasal dari usulan pribadi, Bupati Bondowoso yang karib disapa Ra Hamid ini menegaskan, keputusan ini merupakan hasil kajian tim.

“Bukan dari pengajuan pribadi. Itu hasil dari tim, melibatkan beberapa unsur, termasuk BKN regional,” tegasnya.

Bupati juga mengakui, masih ada sejumlah posisi yang saat ini diisi Pelaksana Tugas (Plt) serta beberapa titik jabatan lain yang menunggu penataan struktural lanjutan. Ia bahkan membuka peluang pelaksanaan open bidding untuk pengisian jabatan strategis.

“Kita akan menyelesaikan ini. Mungkin metode yang kita gunakan nanti open bidding. Sudah ada roadmap-nya,” ujarnya.

Namun terkait kemungkinan open bidding digelar tahun ini, Ra Hamid menyebut bahwa hal tersebut bergantung pada perkembangan teknis dan proses administrasi yang sedang berjalan.

“Rencananya sudah kita susun. Tapi selesai tahun ini atau tidak, itu tergantung proses pengajuan dan perkembangan teknis,” ungkapnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow