Sejarah Gula di Pasuruan, Kota Kecil dengan Jejak Besar Dunia

Kota kecil ini memiliki peranan penting dalam sejarah industri gula dunia

28 Dec 2024 - 19:01
Sejarah Gula di Pasuruan, Kota Kecil dengan Jejak Besar Dunia
Foto: GNFI

PASURUAN, SJP – Kota kecil ini memiliki peranan penting dalam sejarah industri gula dunia. Sebagai saksi bisu perkembangan industri gula di Indonesia, Pasuruan juga berkontribusi dalam menyelamatkan industri gula global dari ancaman hama dan persaingan ketat. Dengan penelitian dan inovasi yang dilakukan, kota ini berhasil menciptakan prestasi yang diakui secara internasional.

Awal Mula: Proefstation Oost-Java

Semua bermula pada tahun 1887 ketika Proefstation Oost-Java (POJ) didirikan di Pasuruan. Pada saat itu, industri gula Hindia Belanda menghadapi dua masalah besar: penyakit sereh yang mengancam tanaman tebu dan persaingan dari gula bit Eropa. Melalui POJ, riset intensif dilakukan untuk menemukan solusi.

Salah satu hasil signifikan dari lembaga ini adalah varietas tebu unggul, POJ 2878. Varietas ini terkenal akan ketahanannya terhadap penyakit sereh dan produktivitasnya yang tinggi, sehingga dijuluki "Wonder Cane of Java." POJ 2878 tidak hanya menyelamatkan industri gula di Jawa, tetapi juga menyebar ke perkebunan di Karibia, Louisiana, Kolombia, hingga Vietnam.

Dampak Global Varietas POJ 2878

Setelah lahirnya varietas ini pada tahun 1921, dampaknya terasa secara luas. Dalam beberapa tahun, POJ 2878 telah diadopsi hampir di seluruh perkebunan tebu di Jawa. Varietas ini juga diperkenalkan ke Karibia dan Louisiana pada tahun 1924, membantu kedua wilayah tersebut pulih dari krisis industri gula.

Inovasi dari Pasuruan memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan industri gula global. Hingga akhir 1930-an, POJ 2878 menjadi kunci utama dalam mengatasi wabah hama yang mengancam banyak negara penghasil tebu.

Transformasi Menjadi P3GI

Setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1957, Proefstation Oost-Java dinasionalisasi dan berganti nama menjadi Balai Penyelidikan Perusahaan-Perusahaan Gula (BP3G). Pada peringatan seratus tahun lembaga ini, BP3G diubah menjadi Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI). Meski tidak lagi mendominasi, P3GI terus berkontribusi dalam penelitian dan pengembangan tebu di Indonesia, membantu industri gula menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Warisan Budaya dan Sejarah di Pasuruan

Jejak kejayaan industri gula di Pasuruan dapat ditemukan dalam bangunan-bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh. Salah satunya adalah kompleks P3GI di Jalan Pahlawan 25, yang merupakan peninggalan kolonial dan masih aktif digunakan untuk penelitian. Di sini, pengunjung dapat melihat aula besar dengan arsitektur neo-klasik dan mesin giling tebu tua yang menjadi saksi perjalanan panjang industri gula di Indonesia.

Kesimpulan: Pasuruan dalam Sejarah Gula Dunia

Pasuruan, meskipun kota kecil, memiliki pengaruh besar dalam sejarah industri gula dunia. Inovasi dari POJ tidak hanya menyelamatkan industri gula di Indonesia, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas industri gula di seluruh dunia. Dengan warisan dan prestasi yang dimilikinya, Pasuruan tetap menjadi bagian penting dari sejarah gula, dan harapannya, kota ini akan terus menghasilkan inovasi baru di masa depan. (**)

sumber: goodnewsfromindonesia.id
Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow