Satpol PP Kabupaten Blitar Gencar Berantas Rokok Ilegal

Bersama Bea Cukai, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar rutin mengumpulkan informasi masyarakat dan melakukan operasi gabungan pemberantasan rokok ilegal

17 Apr 2025 - 12:01
Satpol PP Kabupaten Blitar Gencar Berantas Rokok Ilegal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar bersama Bea Cukai dan petugas gabungan saat melakukan operasi pemberantasan rokok ilegal. (Foto: Istimewa)

BLITAR, SJP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar berkomitmen untuk memberantas rokok ilegal. Saat ini, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Blitar tengah gencar melakukan pemberantasan rokok ilegal dengan berbagai upaya.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Hukum Daerah Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Repelita Nugroho mengatakan, pihaknya rutin mengumpulkan informasi secara langsung dari masyarakat di sejumlah wilayah.

Hasil pengumpulan informasi ini disampaikan kepada Bea Cukai Blitar dan nantinya menjadi acuan dalam pelaksanaan operasi gabungan pemberantasan rokok ilegal.

"Kami terus berupaya untuk memberantas peredaran rokok ilegal. Melalui pengumpulan informasi di lapangan untuk menjadi acuan pelaksanaan operasi gabungan," kata dia, Rabu (16/4/2025).

Repelita menyebut, pelaksanaan operasi gabungan pemberantasan rokok ilegal leading sektornya berada di Bea Cukai Blitar. Sementara Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar melakukan pendampingan dengan mengumpulkan informasi yang ada di lapangan.

"Operasi gabungan tetap Bea Cukai, termasuk penyitaan barang buktinya. Kami Satpol PP hanya membantu karena penegak undang-undang itu merupakan tugas Bea Cukai," ujarnya.

Menurut Repelita, pihaknya bersama Bea Cukai Blitar sudah melakukan operasi gabungan pemberantasan rokok ilegal pada akhir Januari 2025 lalu di Kecamatan Garum dan Kecamatan Sutojayan.

"Hasilnya, ada 196 pack rokok ilegal yang berhasil diamankan dalam pelaksanaan operasi gabungan tersebut," tutur dia.

Dia menambahkan, total perkiraan nilai barang dari hasil pelaksanaan operasi gabungan senilai Rp5.776.680 dan dari nilai tersebut kerugian negara mencapai Rp3.892.054. (adv)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow