DPRD Kabupaten Malang Siapkan Pansus Bahas Penyertaan Modal BUMD

Empat ranperda mulai dibahas DPRD Kabupaten Malang, salah satunya terkait penyertaan modal tiga BUMD yang diusulkan melalui mekanisme Perda di 2026.

05 Aug 2025 - 22:47
DPRD Kabupaten Malang Siapkan Pansus Bahas Penyertaan Modal BUMD
Salah satu perusahaan milik daerah Kabupaten Malang, Parumda Tirta Kanjuruhan (doc. Hafid/SJP)

MALANG, SJP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang mulai membahas usulan penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk tahun anggaran 2026. Pembahasan ini menjadi salah satu dari empat rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang disampaikan dalam rapat paripurna, baru-baru ini.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sudarman, menyampaikan bahwa Ranperda tentang penyertaan modal menjadi agenda penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat.

"Ada empat Ranperda yang dibahas dalam rapat paripurna DPRD hari ini. Salah satunya, Ranperda rencana penyertaan modal yang diperuntukkan bagi BUMD," terang Sudarman saat dikonfirmasi, Selasa (5/8/2025).

Tiga BUMD yang dimaksud meliputi Perumda Jasa Yasa, Perumda Tirta Kanjuruhan, dan BPR Arta Kanjuruhan. Ketiganya dapat mengajukan kebutuhan penyertaan modal, namun seluruh proses tetap harus melewati mekanisme yang sah, termasuk pembentukan panitia khusus (pansus) DPRD.

"Pembahasan ranperda ini harus dibentuk pansus lebih dulu, nanti dilanjutkan dengan pembahasan bersama Banggar DPRD dan TAPD Pemkab Malang," jelas Sudarman, politisi Fraksi Golkar tersebut.

Menurut informasi yang beredar di internal dewan, total plafon penyertaan modal tahun depan diproyeksikan mencapai Rp15 miliar. Namun, angka ini belum final karena masih akan dibahas secara rinci antar pihak.

Di sisi lain, Sudarman menyebut Perumda Tirta Kanjuruhan menjadi salah satu BUMD prioritas yang layak mendapatkan tambahan modal, terutama untuk memperluas layanan air bersih ke wilayah Malang Selatan.

"Saya sendiri sangat setuju jika Tirta Kanjuruhan diberi tambahan penyertaan modal, agar cakupan layanan air bersih bisa merata di Kabupaten Malang," tegasnya.

Sebagai catatan, tahun anggaran 2025 ini, Tirta Kanjuruhan sudah menerima penyertaan modal sebesar Rp10 miliar, ditambah Rp7 miliar lagi dari Perubahan APBD.

Dengan rencana suntikan modal 2026, DPRD berharap kinerja dan kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga meningkat. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow