Riset Rampung, Seluruh Sampel Air Ketuban dan Urin Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik

Sebanyak 42 sampel air ketuban dan urine ibu hamil yang diambil dari sejumlah wilayah Kecamatan Kabupaten Gresik itu terkontaminasi mikroplastik dengan jumlah paparan yang berbeda-beda.

29 Nov 2025 - 20:05
Riset Rampung, Seluruh Sampel Air Ketuban dan Urin Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik
Kepala Laboratorium Mikroplastik Ecoton, Rafika Aprilianti. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Tim riset dari Ecological Observation and Wetland Conservations (Ecoton) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), mengungkap telah merampungkan penelitian mikroplastik terhadap seluruh sampel yang di ambil dari air ketuban dan urine ibu hamil.

Hasilnya, sebanyak 42 sampel air ketuban dan urine ibu hamil yang diambil dari sejumlah wilayah Kecamatan Kabupaten Gresik itu terkontaminasi mikroplastik dengan jumlah paparan yang berbeda-beda. 

"Sampai akhirnya di bulan November 2025 ini bahwa 42 sampel yang kita ambil itu semua terkontaminasi oleh mikroplastik," kata Kepala Laboratorium Mikroplastik Ecoton, Rafika Aprilianti, Sabtu (29/11/2025).

Rafika menyampaikan, sejumlah jenis mikroplastik yang tengah ditemukan terdapat berbagai bentuk seperti fiber, filamen atau film, fragmen, mikro bits atau granul.

Ia menjelaskan, mikroplastik bentuk film itu banyak digunakan sebagai plastik mika, kemasan plastik makanan. Dilanjutkan, mikroplastik bentuk fragmen sebagian besar digunakan dalam bentuk kemasan sachet.

"Mikro bits itu sebagian besar dari penggunaan personal care yaitu scrub tubuh atau scrub wajah. Dan fiber, sebagian besar asalnya itu dari pakaian sintetis," jelasnya. 

Penelitian ini akan berlanjut, bagaimana paparan mikroplastik ini apakah berdampak kepada ibu hamil dan janin yang ada didalamnya. 

"Nantinya kita akan mengkorelasikan apakah temuan mikroplastik ini akan berdampak pada inflamasi atau peradangan pada ketuban ibu hamil dan urin ibu hamil ini. Dan adanya peradangan ini akankah menganggu pertumbuhan pada janin atau calon bayi pada rahim ibu hamil," pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow