Ribuan Siswa Lumajang Rasakan Hari Pertama Program Makan Bergizi Gratis

Hari pertama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lumajang sukses. Sebanyak 2.128 porsi makanan didistribusikan ke 12 sekolah. Bupati Indah Amperawati tegaskan kualitas gizi anak harus terjamin.

25 Aug 2025 - 21:33
Ribuan Siswa Lumajang Rasakan Hari Pertama Program Makan Bergizi Gratis
Program makan bergizi gratis di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur resmi dimulai perdana pada Senin 25 Agustus 2025. (Foto: Beritasatu.com/Rifqi Danwanus)

LUMAJANG, SJP – Senin (25/8/2025) menjadi tonggak baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Lumajang. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi bergulir dan langsung dinikmati ribuan siswa.

Pada hari pertama, tercatat 2.128 porsi makanan bergizi tersaji untuk anak-anak dari 12 lembaga pendidikan.

Pelaksanaan perdana MBG dipusatkan di Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe, yang juga menjadi lokasi berdirinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pertama di Lumajang.

Unit ini digadang mampu memproduksi hingga 4.000 porsi per hari, menjadikannya tulang punggung distribusi makanan bergizi untuk sekolah-sekolah.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar memberi makan, melainkan benar-benar memperhatikan kualitas gizi yang diterima anak-anak.

“Standar spesifikasi makanan juga telah ditentukan, mulai dari menu dengan gizi seimbang hingga peralatan makan yang digunakan yang sudah higienis,” kata Indah pada awak media, Senin (25/8/2025).

Indah juga merinci biaya setiap porsi makanan senilai Rp15.000, dengan pembagian Rp10.000 untuk bahan makanan, Rp3.000 biaya operasional, serta Rp2.000 untuk sarana pendukung.

Seluruh pihak yang terlibat, mulai dari dapur hingga tenaga gizi, diwajibkan bekerja sesuai prosedur agar kualitas makanan tetap terjaga.

“Petugas di lapangan sudah kami minta untuk disiplin. Anak-anak tidak hanya sekadar menerima makanan, tetapi benar-benar mendapatkan asupan gizi yang bermanfaat untuk kesehatan dan tumbuh kembang mereka,” tegasnya.

Kehadiran program ini disambut hangat oleh para siswa. Salah satunya adalah Maulida, pelajar SMP NU An Naashiri, yang mengaku senang tidak perlu lagi repot membawa bekal dari rumah.

“Alhamdulillah sudah dimulai, jadi tidak khawatir soal makan dan tidak perlu membawa bekal lagi,” ujarnya.

Pemerintah daerah optimistis MBG akan berjalan lancar dan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, sekaligus memastikan bahwa generasi muda Lumajang tumbuh sehat dan berdaya saing. (**)

Editor: Rizqi Ardian 

Sumber: Beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow