Diduga Seekor Buaya Muncul di Pantai Sine, Warga dan Wisatawan Diimbau Waspada
Selama ini belum pernah ada laporan maupun penampakan buaya di kawasan wisata tersebut, sehingga kemunculannya membuat warga dan wisatawan terkejut.
TULUNGAGUNG, SJP - Penampakan seekor satwa yang diduga buaya menghebohkan warga Dusun Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Kamis (23/7/2026) sore. Hewan tersebut terlihat berenang di perairan Pantai Sine sebelum akhirnya kembali ke tengah laut.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cemara Sewu Pantai Sine, Yoni Siswanto, memastikan satwa yang dilihat oleh sejumlah warga dan pengunjung merupakan seekor buaya. Penampakan itu disaksikan banyak orang yang berada di sekitar kawasan pantai.
"Banyak orang yang melihat. Itu adalah seekor buaya," kata Yoni.
Yoni menjelaskan, kemunculan buaya terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Awalnya hewan tersebut terlihat muncul dari arah tengah laut, kemudian berenang mendekati bibir pantai. Saat berada di sekitar area jangkar perahu nelayan, buaya tidak melanjutkan pergerakannya ke daratan dan memilih kembali berenang ke tengah laut.
"Asalnya dari tengah laut kemudian berenang menuju arah pantai, tepatnya di belakang jangkaran perahu dengan jarak sekitar 50 meter dari bibir pantai. Setelah itu kembali lagi ke tengah," ujarnya.
Menurut Yoni, kejadian tersebut merupakan yang pertama kali terjadi di Pantai Sine. Selama ini belum pernah ada laporan maupun penampakan buaya di kawasan wisata tersebut, sehingga kemunculannya membuat warga dan wisatawan terkejut. Hingga kini belum diketahui jenis maupun asal buaya tersebut.
"Baru pertama ini muncul buaya seperti ini di Pantai Sine. Kami juga belum bisa memastikan jenis maupun dari mana asalnya," ungkap Yoni.
Menyusul kejadian tersebut, pengelola wisata mengimbau seluruh pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar pantai.
Wisatawan diminta tidak berenang terlalu jauh ke laut, selalu memperhatikan kondisi sekitar, serta mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan hingga ada kepastian terkait keberadaan satwa tersebut. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

