Ribuan Batang Rokok Ilegal dan Ratusan Botol Minol di Kediri Dimusnahkan

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa pemusnahan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus edukasi kepada masyarakat agar lebih patuh terhadap aturan yang berlaku.

22 Apr 2026 - 21:06
Ribuan Batang Rokok Ilegal dan Ratusan Botol Minol di Kediri Dimusnahkan
Pemusnahan minuman beralkohol dan rokok ilegal di Kediri ( foto: istimewa)
Ribuan Batang Rokok Ilegal dan Ratusan Botol Minol di Kediri Dimusnahkan

KEDIRI, SJP - Ribuan batang rokok ilegal dan serta ratusan botol minuman beralkohol dihancurkan dengan cara dibakar dan dilindas dengan alat berat di halaman belakang kantor Pemerintahan Kabupaten Kediri. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa pemusnahan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus edukasi kepada masyarakat agar lebih patuh terhadap aturan yang berlaku.

Pemusnahan tersebut, merupakan  rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas Tahun 2026. Kaleb mengungkapkan barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil razia Satpol PP secara mandiri dan bersama sejumlah pihak terkait, baik Bea dan Cukai serta pihak kepolisian pada tahun 2025 lalu. 

Rokok ilegal yang dihancurkan berjumlah total 6.996 batang, dimana sebagian di antaranya telah lebih dahulu dimusnahkan bersama pihak Bea Cukai, sehingga sisanya dimusnahkan dalam kegiatan kali ini.

Kaleb juga mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan jumlah temuan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan masih banyaknya pelanggaran, terutama penjualan rokok ilegal yang tidak memenuhi ketentuan.

"Ada peningkatan yang jelas, karena ini kan hasil tahun 2025. Yang 2024, kita musnahkan di 2025 memang tidak sebanyak ini. Itu juga diakibatkan karena banyaknya rokok (ilegal) yang kita operasi, banyak yang tidak memenuhi persyaratan," jelas Kaleb, Rabu (22/4/2026). 

Selain itu, Satpol PP juga memusnahkan minuman beralkohol hasil operasi yang dilakukan selama periode Ramadan, Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta razia rutin lainnya. Ada 735 botol minol yang dihancurkan dengan alat berat. Sementara aebagian barang bukti sebelumnya juga telah dimusnahkan melalui proses di Kejaksaan maupun Polres.

“Untuk miras, ini hasil dari berbagai operasi. Ada yang kami musnahkan hari ini, sebagian juga sudah dimusnahkan sebelumnya bersama Kejaksaan maupun Polres,” urainya.

Untuk penindakan, pelanggaran terkait minol diproses melalui tindak pidana ringan (tipiring) dan disidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri. Para pelanggar umumnya dikenai sanksi denda.

"Untuk penindakan kita masukkan di tindak pidana ringan. Jarang yang hukuman badan, rata-rata mereka membayar rendah," tambahnya. 

Terkait peredaran minuman beralkohol, Kaleb menjelaskan bahwa tidak semua penjualan melanggar aturan. Beberapa toko memang memiliki izin sebagai distributor. Namun, penindakan dilakukan terhadap penjualan di tempat yang tidak sesuai ketentuan, seperti warung, angkringan, maupun tempat hiburan tanpa izin resmi.

"Yang dijual di tempat-tempat yang tidak pada ketentuan ini yang kita lakukan penyitaan. Seperti misalnya warung, kemudian angkringan, atau rumah karaoke," ujar Kaleb. 

Sementara itu Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi oleh Satpol PP, Linmas dan Damkar semakin kompleks. Untuk itu diperlukan persiap-siagaan, kedisiplinan, serta inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Karena itu, Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri Hanindhito Himawan mengajak seluruh jajaran Satpol PP, Linmas dan Damkar untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat sinergi antar instansi, serta melakukan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

"Jadilah aparat yang tegas namun humanis bersikap persuasif dan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat tetapi tetap mengedepankan keselamatan. Makin profesional, berintegritas,

serta selalu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan ketentraman, keamanan, dan ketertiban umum di Kabupaten Kediri," pungkasnya. 

Selain pemusnahan, kegiatan ini juga diisi dengan peresmian operasional kendaraan baru pemadam kebakaran. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow