Respon Cepat Bencana, K9 Polres Malang Siap Diterjunkan di Fase Awal Evakuasi

Polres Malang menyiagakan K9 SAR Cadaver, Alice untuk mempercepat pencarian korban bencana pada fase awal evakuasi demi memaksimalkan waktu emas di wilayah rawan bencana.

26 Dec 2025 - 21:51
Respon Cepat Bencana, K9 Polres Malang Siap Diterjunkan di Fase Awal Evakuasi
Anjing K9 Polres Malang bernama Alice, ras Belgian Malinois, menjalani latihan kesiapsiagaan bersama pawang Brigadir M. Rifai Aminnudin guna mendukung operasi pencarian korban bencana. (Foto : Humaspolres Malang for SJP)

MALANG, SJP — Respons cepat menjadi kunci utama dalam penanganan bencana, terutama pada fase awal evakuasi yang menentukan keberhasilan pencarian korban.

Untuk mengoptimalkan waktu emas tersebut, Polres Malang menyiagakan Unit K9 bersertifikasi SAR Cadaver, termasuk anjing K9 bernama Alice, yang siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. menegaskan, kesiapan Unit K9 merupakan bagian dari penguatan sistem mitigasi dan penanganan bencana di wilayah Kabupaten Malang yang memiliki potensi bencana alam cukup tinggi.

“Pada kondisi darurat, kecepatan menjadi faktor utama. Unit K9 kami siapkan agar dapat langsung bekerja di fase awal evakuasi, khususnya untuk membantu pencarian korban di lokasi yang sulit dijangkau,” ujar Danang, Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, keterbatasan akses, medan berat, serta risiko bencana susulan pada jam-jam pertama sering menghambat pergerakan tim penyelamat. Dalam situasi tersebut, kemampuan K9 seperti Alice menjadi krusial sebelum alat berat dikerahkan.

“Kemampuan K9 membantu kami menentukan titik pencarian secara lebih cepat dan akurat, sehingga waktu emas evakuasi tidak terbuang,” tegasnya.

Alice merupakan anjing K9 ras Belgian Malinois berusia dua tahun yang memiliki kualifikasi SAR Cadaver, yakni kemampuan khusus mendeteksi bau jenazah yang tertimbun tanah atau material bangunan.

Alice diterima Polres Malang dari Direktorat Polisi Satwa (Polsatwa) Baharkam Polri pada Agustus 2025 dan aktif disiapkan untuk mendukung operasi kemanusiaan.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, peran K9 pada fase awal bencana sering kali menjadi penentu arah dan efektivitas operasi pencarian korban.

“Pada jam-jam kritis, informasi lokasi korban sangat menentukan. Dengan dukungan K9 seperti Alice, tim SAR dapat segera memfokuskan area pencarian sehingga proses evakuasi lebih efektif,” jelas Bambang.

Ia menyebutkan, Kabupaten Malang memiliki potensi bencana seperti tanah longsor, banjir, dan gempa bumi, sehingga kesiapsiagaan harus dilakukan secara berlapis, baik dari sisi personel maupun sarana pendukung.

“Unit K9 menjadi salah satu unsur penting dalam kesiapsiagaan. Kami tidak hanya mengandalkan personel, tetapi juga sarana pendukung yang memiliki kemampuan khusus,” katanya.

Bambang menambahkan, Alice rutin menjalani pelatihan agar tetap responsif dan siap diterjunkan dalam berbagai kondisi darurat.

“Alice dilatih secara berkala untuk memastikan kemampuan deteksinya tetap optimal, terutama saat diterjunkan pada fase awal evakuasi,” tambahnya.

Unit K9 Polres Malang berdiri sejak tahun 2022 dan saat ini diperkuat tiga personel Polri. Unit ini mengoperasikan tiga ekor anjing K9, terdiri dari satu Labrador Retriever dan dua Belgian Malinois, termasuk Alice, serta dua K9 lainnya bernama Xena dan Xavier yang memiliki keahlian pelacakan kriminal dan deteksi narkotika.

Polres Malang memastikan, penguatan Unit K9 akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan respons cepat dan efektif dalam penanganan bencana, khususnya untuk memaksimalkan waktu emas evakuasi demi keselamatan masyarakat. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow