Razia Lapas Kelas 2A Bojonegoro Libatkan TNI-Polri, Tak Temukan Narkoba
Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari akselerasi program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta menindaklanjuti petunjuk harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan arahan Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur.
BOJONEGORO, SJP – Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2A Bojonegoro menggelar razia insidentil di kamar hunian warga binaan. Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari akselerasi program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta menindaklanjuti petunjuk harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan arahan Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur.
Razia kali ini tidak hanya melibatkan petugas internal. Aparat dari Polres Bojonegoro, Kodim Bojonegoro, dan Brimob Bojonegoro turut diterjunkan untuk memperkuat pengawasan dan memastikan kegiatan berjalan aman.
Dari hasil penyisiran, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam sel, di antaranya benda berbahan tajam seperti paku dan sejenisnya, baterai, serta kartu remi. Meski demikian, petugas memastikan tidak ditemukan narkoba dalam razia tersebut.
Kepala Lapas Kelas 2A Bojonegoro, Hari Winarca, mengatakan razia merupakan bagian dari deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
“Razia di lapas ada dua macam, rutin dan insidentil. Kali ini sifatnya insidentil sebagai bentuk penguatan kontrol dan pencegahan,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah ini penting untuk menjaga situasi tetap kondusif, terlebih memasuki bulan Ramadan. Pihaknya ingin memastikan warga binaan, khususnya yang beragama Islam, dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan tenang.
Seluruh barang hasil sitaan diamankan sesuai prosedur. Kegiatan berlangsung tertib tanpa kendala berarti.(*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

