Jalan Berlubang di Kencong Viral, Bupati Jember Temui Gubernur Jatim
Musim hujan memperparah kondisi jalan berlubang di Kencong. Warga memilih aksi humanis dengan memasang banner edukasi demi keselamatan pengguna jalan.
JEMBER, SJP – Kerusakan parah sepanjang kurang lebih 4 kilometer di ruas Jalan Raya Provinsi kawasan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, memicu keresahan warga.
Lubang menganga di sisi kiri dan kanan jalan membuat banyak pengendara terjatuh, terutama saat musim hujan ketika genangan air menutupi permukaan aspal yang rusak.
Kondisi tersebut memantik keluhan masyarakat yang setiap hari melintas di jalur penghubung vital itu. Warga menilai penanganan dari Dinas PU Bina Marga Provinsi terkesan lamban, sementara risiko kecelakaan terus mengintai.
Menanggapi situasi tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, bergerak cepat dengan menemui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, untuk menyampaikan langsung kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat.
“Kami sudah menyampaikan kepada Gubernur Jawa Timur dan secepatnya penanganan jalan rusak ini akan diperbaiki,” ujar Fawait, Rabu (18/2/2026).
Video pertemuan antara Bupati Jember dan Gubernur Jawa Timur tersebut pun beredar luas di media sosial, menjadi perhatian publik sekaligus harapan baru bagi warga Kencong agar perbaikan segera terealisasi.
Sementara itu, di lapangan, puluhan warga Kecamatan Kencong memilih bergerak dengan cara berbeda. Mereka turun ke jalan memasang ratusan baliho dan banner berisi imbauan agar pengendara berhati-hati saat melintas.
Spanduk-spanduk tersebut juga menjadi bentuk sentilan moral kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar segera mengambil langkah konkret.
“Kami melakukan ini dengan cara humanis, karena pengguna jalan tidak hanya warga Kencong saja. Maka dari itu kami pasang ratusan baliho dan banner agar masyarakat tahu, membaca, dan lebih berhati-hati sambil menunggu perbaikan dilakukan,” ujar Ketua kegiatan pemasangan banner edukasi, M. Rochul Ulum.
Pria yang akrab disapa Mas Pitix itu menegaskan, inisiatif tersebut bertujuan menekan angka kecelakaan, terutama di tengah musim hujan yang memperparah kondisi jalan.
“Sekarang musim hujan, banyak genangan dan itu bisa fatal. Kami edukasi dengan cara ini untuk menekan angka kecelakaan sekaligus memberikan informasi jalur alternatif bagi pengguna jalan di Kencong,” pungkasnya.
Di tengah ancaman keselamatan yang nyata, aksi warga Kencong menjadi potret kepedulian kolektif. Mereka tak hanya menunggu, tetapi juga berupaya saling menjaga, sembari berharap pemerintah segera menghadirkan solusi nyata atas kerusakan jalan yang telah lama dikeluhkan. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

