Razia Kos dan Hotel di Mojokerto, Petugas Gabungan Temukan 3 Pasangan Kumpul Kebo
Selain mengamankan pasangan bukan suani istri, petugas juga menemukan minuman keras dan menyita kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.
MOJOKERTO, SJP - Tiga pasangan bukan suami istri diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), lantaran diduga melakukan aktivitas kumpul kebo di salah satu rumah kos yang ada di wilayah Kota Mojokerto.
Mereka diciduk untuk didata dan dilakukan pembinaan lantaran kedapatan ngamar tanpa adanya ikatan suami istri.
Hal itu terungkap setelah petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP melakukan razia di sejumlah hotel dan kos di wilayah Kota Mojokerto pada Selasa (24/6/2025).
Selain mengamankan pasangan bukan suani istri, petugas juga menemukan minuman keras dan menyita kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.
Pelaksana tugas, Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Abdur Rachman Tuwo mengatakan, ada 5 lokasi kos atau hotel kelas melati yang disasar.
Pihaknya juga memeriksa sejumlah izin penginapan, dari lima lokasi penginapan, petugas menemukan tiga pasangan bukan suami istri sedang berduaan di dalam kamar. Selain itu, terungkap fakta dua tempat kos tidak memiliki izin dan tidak membayar pajak.
Hotel yang disasar disebutnya adalah hotel kelas melati dan sejumlah homestay hingga kosan yang ditengarai belum memiliki izin dan disinyalir ada aktivitas yang melanggar Perda atau meresahkan masyarakat.
"Kita monitoring terhadap pelaksanaan Perda dan Perwali di Kota Mojokerto. Fokusnya adalah kosan dan hotel melati, kita memastikan kelengkapan perizinan yang mereka miliki," kata Abdur Rachman.
Hasil dari razia gabungan ini, pihaknya segera memanggil pengusaha hotel atau kos untuk segera mengurus izin dan mentaati peraturan daerah yang ada. Pihaknya secara berkala akan terus melakukan razia sewaktu-waktu untuk keamanan dan ketertiban di Kota Mojokerto.
"Kami imbau untuk segera melengkapi izin, untuk yang kedapatan ngamar bukan suami istri kita lakukan pendataan dan pembinaan," tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

