Rangkaian Fakta Penemuan Mayat tanpa Kepala di Jombang, Hingga Ditemukannya Kepala Manusia di Pinggir Sungai

Rabu pagi, warga menemukan sesosok mayat tanpa kepala di saluran irigasi sawah. Sore harinya, warga menemukan kepala manusia di pinggir sungai. Lokasi penemuan potongan tubuh manusia itu terjadi di dua kecamatan berbeda

13 Feb 2025 - 10:03
Rangkaian Fakta Penemuan Mayat tanpa Kepala di Jombang, Hingga Ditemukannya Kepala Manusia di Pinggir Sungai
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan saat meninjau langsung lokasi penemuan mayat tanpa kepala di saluran irigasi persawahan di Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP – Warga Kabupaten Jombang kembali dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat. Bahkan penemuan mayat kali ini lebih menyeramkan.

Mayat dalam posisi tersungkur di saluran irigasi itu ditemukan warga dalam kondisi tanpa kepala. Tanpa busana pula. Tubuhnya membusuk seperti telah berhari-hari meninggal dunia.

Jasad yang tubuhnya sudah mulai rusak itu ditemukan di saluran irigasi sawah di Dusun Dukuhmireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Rabu (12/2/2025).

Tidak lama kemudian, di tempat yang cukup jauh, bahkan beda kecamatan, warga menemukan sebuah kepala manusia dalam kondisi sudah membusuk. Bahkan wajahnya tidak bisa dikenali.

Berikut rangkaian penemuan mayat tanpa kepala tersebut, hingga penemuan potongan kepala manusia sebagaimana telah dirangkum oleh wartawan. 

Kali Pertama Ditemukan Pencari Ikan

Mayat tanpa kepala itu pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak mencari ikan di saluran irigasi sawah sedalam 50 sentimeter. Mayat itu ditemukan dalam posisi seperti bersujud.

Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam posisi tertelungkup menghadap arah Barat. Seperti sedang bersujud, tapi tidak punya kepala.

Kepala Dusun Dukuhmireng, Retno Handayani membenarkan informasi penemuan mayat tanpa kepala oleh warganya. Lokasi penemuannya di saluran irigasi yang tidak seberapa lebar.

"Tahunya dari orang cari ikan. Kondisinya sudah parah. Kepala sudah tidak ada," ucap Retno, Rabu (12/2/2025).

Kapolres Jombang Pimpin Langsung Evakuasi Mayat

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jombang AKBP Ardi Kurniawan memimpin langsung proses evakuasi mayat di saluran irigasi sawah di Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh.

Mayat tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk dilakukan autopsi. Hingga saat ini, polisi belum mengungkapkan hasil autopsinya.

AKBP Ardi kemudian langsung memerintahkan anggotanya untuk mendalami peristiwa itu. Bukti-bukti dikumpulkan dan pemeriksaan saksi-saksi juga telah dilakukan.

Kemudian, pihaknya menyebarkan informasi penemuan mayat kepada warga sekitar. Harapannya, ada pihak yang kenal dengan jasad tersebut.

"Saat ini kita kumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi," bebernya, Rabu (12/2/2025). 

Autopsi dilakukan untuk mengetahui identitas korban dan untuk mengetahui penyebab kematian. Indikasinya, mayat tersebut sudah meninggal lebih dari dua hari.

Perkiraan itu diperkuat dengan kondisi tubuh korban yang mulai membengkak. Namun meski begitu, tubuh korban belum mengeluarkan bau busuk.

Selama hasil autopsi belum keluar, polisi belum berani menyimpulkan apakah jasad tersebut merupakan korban mutilasi atau ada kemungkinan lain.

Penemuan Potongan Kepala Manusia di Pinggir Sungai

Di hari yang sama, tepatnya pada pukul 18.00 WIB, warga menemukan sebuah kepala manusia di pinggir Sungai Konto, Dusun Kedung Lempuk, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. 

Penemuan kepala itu bermula dari munculnya bau busuk di sekitar sungai. Warga pun berusaha mencari tahu dan mendekati sumber bau. Ternyata ada potongan kepala manusia yang sudah membusuk.

Kondisi kepala manusia itu sudah tidak utuh. Bentuknya sudah mulai rusak. Wajahnya pun sudah tidak bisa dikenali. Bahkan bangkai kepala manusia itu sudah dikerumuni belatung. Pantas baunya menyengat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Jombang, AKP Margono Suhendra membenarkan adanya temuan potongan kepala manusia di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang.

Namun pihaknya belum dapat memastikan apakah kepala manusia tersebut merupakan bagian dari tubuh mayat pria tanpa kepala yang ditemukan warga di Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh. 

"Kami dalami. Kami selidiki. Kami lakukan autopsi terlebih dahulu," ujar AKP Margono, Rabu (12/2/2025). 

Disebutkannya, potongan kepala manusia itu sudah dipenuhi belatung. Dengan hasil autopsi nanti, diharapkan ada petunjuk perihal kaitannya dengan penemuan mayat tanpa kepala di Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh. 

"Teman-teman mohon bersabar dulu," pungkasnya. (*) 

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow