PuSDeK Apresisi Kesigapan Polres Malang Tertibkan Sound Horeg dan Balap Liar

PuSDeK apresiasi Polres Malang atas ketegasan menertibkan sound horeg dan balap liar selama Ramadan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban, kenyamanan ibadah, serta mencegah konflik sosial.

10 Mar 2025 - 11:59
PuSDeK Apresisi Kesigapan Polres Malang Tertibkan Sound Horeg dan Balap Liar
Direktur Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PuSDeK), Asep Suriaman. (PusDek for SJP)

MALANG, SJP – Direktur Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PuSDeK), Asep Suriaman, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat Polres Malang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan.

Menurutnya, ketegasan kepolisian dalam menertibkan sound horeg yang meresahkan serta aksi balap liar yang membahayakan masyarakat adalah bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman.

“Alhamdulillah, Ramadan tahun ini terasa lebih kondusif. Kita tidak lagi mendengar suara bising dari Sahur On The Road (STOR) yang mengganggu kenyamanan ibadah. Begitu juga dengan aksi balap liar yang sudah ditindak tegas. Ini menunjukkan bahwa Polri benar-benar hadir di tengah masyarakat,” kata Asep, Senin (10/3/2025).

Terkait penertiban sound horeg di wilayah Dau, Kabupaten Malang, Asep menilai hal itu sebagai langkah tepat yang harus didukung oleh semua pihak. Menurutnya, suara bising dari sound horeg tidak hanya mengganggu warga yang beristirahat, tetapi juga bisa memicu konflik sosial.

“Kita harus pahami bahwa kebebasan berekspresi ada batasnya. Kalau suara bising di tengah malam sampai mengganggu kenyamanan warga, itu bukan lagi soal ekspresi, tapi sudah masuk ke pelanggaran norma sosial. Maka tindakan tegas Polres Malang sangat kami apresiasi,” tambahnya.

Asep juga menyoroti bagaimana kepolisian terus berupaya meredam potensi gangguan keamanan lainnya, seperti tawuran, unjuk rasa anarkis, dan aksi geng motor yang meresahkan. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri menjadi faktor kunci dalam menciptakan stabilitas di tengah masyarakat.

“Kita semua tahu bahwa tanpa kepolisian, banyak hal bisa tak terkendali. Polri bukan hanya bertugas menegakkan hukum, tapi juga menjaga ketertiban dan ketenangan masyarakat. Kalau tidak ada polisi yang sigap menangani situasi seperti ini, bisa dibayangkan betapa kacaunya kondisi di lapangan,” ujar Asep.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran Polri dalam memberikan kepastian hukum dan keadilan sangatlah penting. Keberadaan polisi, menurutnya, harus terus diperkuat agar masyarakat semakin merasa aman dan terlindungi.

“Polri harus terus menjaga integritasnya dalam menegakkan hukum. Masyarakat butuh kepastian hukum, dan sejauh ini Polres Malang telah menunjukkan komitmen kuat dalam hal tersebut. Kami berharap tindakan tegas terhadap pelanggaran kamtibmas bisa terus berlanjut agar masyarakat semakin nyaman menjalankan aktivitasnya,” tegasnya.

Asep juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan, bukan hanya mengandalkan kepolisian semata. Ia berharap kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bisa terus ditingkatkan.

“Keamanan itu bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi juga kita semua sebagai warga negara. Kalau kita bisa saling menjaga dan menghormati hak orang lain, saya yakin situasi kondusif seperti ini bisa terus berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadan, tapi juga di hari-hari biasa,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow