Pemkab Blitar Optimalkan DBHCHT 2025, Pembangunan 4 Faskes Dipastikan Segera Rampung

Anggaran Rp1,6 miliar tersebut dialokasikan untuk pembangunan Pustu Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Pustu Midodaren, Kecamatan Kademangan, Pustu Kaulon, Kecamatan Sutojayan, serta rehabilitasi total Puskesmas Suruhwadang, Kecamatan Kademangan.

13 Nov 2025 - 13:30
Pemkab Blitar Optimalkan DBHCHT 2025, Pembangunan 4 Faskes Dipastikan Segera Rampung
Pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. (Ist/SJP))

BLITAR, SJP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memaksimalkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025 untuk peningkatan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan (faskes) dasar di wilayahnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Blitar, Muhdianto, menjelaskan bahwa pada tahun ini, pihaknya menerima total anggaran DBHCHT sebesar Rp1,6 miliar. 

Dana tersebut dikhususkan untuk membangun tiga puskesmas pembantu (pustu) baru dan merehabilitasi satu puskesmas induk.

"Tahun ini, kami melalui DBHCHT mendapat alokasi anggaran sebesar Rp1,6 miliar dan dimanfaatkan untuk pembangunan tiga Puskesmas Pembantu serta rehabilitasi satu Puskesmas," kata Muhdianto, Kamis (13/11/2025).

Anggaran Rp1,6 miliar tersebut dialokasikan untuk pembangunan Pustu Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Pustu Midodaren, Kecamatan Kademangan, Pustu Kaulon, Kecamatan Sutojayan, serta rehabilitasi total Puskesmas Suruhwadang, Kecamatan Kademangan.

Muhdianto memastikan bahwa proses peningkatan fasilitas ini berjalan sesuai jadwal. Hingga saat ini, progres pembangunan dan rehabilitasi di empat fasilitas kesehatan tingkat dasar tersebut dilaporkan telah mencapai angka 60 hingga 90 persen.

"Insyaallah nanti sebelum akhir tahun sudah selesai semuanya. Baik yang pembangunan ataupun yang perbaikan atau renovasi," ujar Muhdianto. 

Dinkes berkomitmen untuk melakukan pengecekan secara berkala terhadap proses pembangunan dan perbaikan di keempat fasilitas kesehatan tersebut guna memastikan kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu. 

Penyelesaian proyek ini diharapkan dapat segera memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat setempat.

Muhdianto menekankan bahwa pemanfaatan anggaran DBHCHT ini secara langsung berkontribusi pada penguatan infrastruktur kesehatan di wilayah pedesaan Kabupaten Blitar.

"Melalui anggaran DBHCHT, secara tidak langsung bisa memperkuat infrastruktur kesehatan di wilayah pedesaan. Kami berharap ada keberlanjutan dukungan anggaran DBHCHT untuk di bidang kesehatan ke depan," tutupnya. (***) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow