Program Seribu Sarjana di Kota Batu Bakal Didukung Dana CSR Rp 1,9 Miliar
Pemkot Batu saat ini tengah melakukan visitasi langsung ke rumah calon penerima untuk mengecek kondisi ekonomi mereka. Karena kuotanya terbatas, sehingga harus benar-benar selektif dalam menyalurkan beasiswa ini, terlebih Program Seribu Sarjana ini rencananya akan mulai disalurkan secara resmi bertepatan dengan HUT Kota Batu melalui penyerahan simbolis dari Pemkot Batu.
KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memastikan anggaran Program Seribu Sarjana tahun ini bakal didukung oleh dana sebesar Rp1,9 miliar disiapkan melalui kontribusi Forum Corporate Social Responsibility (CSR).
Wali Kota Batu, Nurochman pada Sabtu (27/9/2025) mengatakan saat peluncuran program bulan lalu dana yang terkumpul semula hanya Rp500 juta. Namun, angka itu terus bertambah hingga mencapai Rp1,5 miliar.
"Ada tambahan juga dari CSR Rp425 juta, sehingga kalkulasinya sekitar hampir dua miliar. Terlebih antusiasme masyarakat terhadap program ini terbilang tinggi. Dari 284 pendaftar, sebanyak 214 mahasiswa dinyatakan lolos seleksi administrasi," urainya.
Orang nomor satu di Kota Batu tersebut juga membeberkan bahwa ereka akan mendapatkan bantuan biaya kuliah tunggal (UKT) dari program Seribu Sarjana.
Di mana saat HUT Kota Batu nanti mereka akan dikumpulkan untuk launching dan mereka yang lolos dan terverifikasi akan mendapatkan beasiswa seribu sarjana.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan seluruh pendaftar merupakan mahasiswa aktif. Proses seleksi dilakukan dengan verifikasi langsung ke pihak kampus dan memastikan penerima tidak menerima beasiswa lain.
"Untuk tahun ini, kuota dibuka bagi mahasiswa minimal semester 1 dengan IPK 3,25 ke atas, serta prioritas untuk jurusan pariwisata, pertanian, teknik, dan vokasi," imbuhnya.
Selain itu, beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa dari perguruan tinggi mitra Pemkot Batu, seperti Universitas Brawijaya (UB), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Terbuka (UT), Universitas Merdeka (Unmer), Universitas Widya Karya, Universitas Ma Chung, Politeknik Sahid, hingga Universitas Dr. Soetomo Surabaya dengan estimasi pembiayaan yang diberikan berkisar Rp5 juta – Rp6 juta per semester. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

