Program MBG di Kota Batu Dihentikan Sementara karena Tak Layak Konsumsi

Penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batu menunjukkan masih lemahnya pengawasan kualitas makanan dari pihak penyedia. Meski ditujukan untuk meningkatkan gizi siswa, buruknya pengelolaan justru menimbulkan risiko kesehatan bagi anak-anak.

26 Sep 2025 - 19:40
Program MBG di Kota Batu Dihentikan Sementara karena Tak Layak Konsumsi
Ilustrasi MBG (Ist/Instagram/SJP)

KOTA BATU, SJP – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah Kota Batu terpaksa dihentikan sementara. Langkah itu diambil setelah pihak sekolah menemukan makanan yang disediakan oleh SPPG tidak layak konsumsi karena basi dan menimbulkan keluhan dari siswa.

Kepala SMAN 1 Kota Batu.Anto Dwi Cahyono pada Jumat (26/9/2025) menyatakan penghentian mulai berlaku hari ini lantaran bau dan kurang sehat, sehingga membuat anak-anak tidak mau makan dan dikembalikan ke penyedia.

"Anak-anak tidak mau makan karena memang baunya kurang sedap. Hingga kini belum ada kepastian kapan program MBG akan kembali berjalan, mengingat pihak sekolah masih menunggu tindak lanjut dari penyedia layanan maupun instansi terkait," urainya.

Penghentian sementara program nasional tersebut tidak hanya terjadi di SMAN 1 Kota Batu namun juga terjadi di SMPN 1 Kota Batu. Puncak persoalan terjadi pada Kamis (25/9/2025), ketika makanan yang dikirim ke sekolah tercium bau tidak sedap. Pihak sekolah akhirnya mengembalikan makanan tersebut ke penyedia.

Terlebih sejak awal pelaksanaan, sejumlah masalah sudah muncul, mulai dari ayam yang kurang matang, sayuran dan nasi basi, hingga peralatan makan yang berbau amis. Kondisi ini bahkan sempat membuat beberapa siswa mual dan harus mendapatkan perawatan di UKS.

Kepala SMPN 1 Kota Batu, Tatik Ismiati juga membenarkan penghentian MBG di sekolahnya dan menegaskan bahwa semua sudah clear dan terselesaikan oleh pihak yang terkait.

"Yang pasti sudah rampung dan sudah diselesaikan dengan pihak penyedia. Penghentianmya sampai kapan, kami juga masih belum tahu. Yang pasti kami menunggu instruksi selanjutnya," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow