Konsistensi Jadi Kunci Rombongan Anak SD Asal Gresik Juarai LPBB Tingkat Provinsi Jatim
Ditengah kemauan anak-anak bermain, belasan Tim Paskibra SD Asal Gresik menahan diri agar tetap fokus latihan dalam ajang LPBB Malang Cup—Kusumadilaga tingkat provinsi Jawa Timur. Hasilnya, lima gelar juara diperoleh di ajang yang dihelat di Kota Malang itu, menyisihkan puluhan tim dari berbagai daerah lainnya.
GRESIK, SJP — Rombongan anak Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) sekolah dasar (SD) asal Kabupaten Gresik, memborong lima gelar juara dalam ajang Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LPBB) Malang Cup, Kusumadilaga tingkat provinsi Jawa Timur.
Rombongan anak Tim Paskibra asal NU 1 Trate Gresik (Pasdanu), itu memborong lima gelar juara di antaranya Juara Umum, Juara Utama 1, Juara PBB Terbaik 1, Pasukan Terbaik, dan Danpas Favorit.
Ajang yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur itu berlangsung di Kantor Bakorwil III, Jl. Simpang Ijen, Oro-oro Dowo, Klojen, Kota Malang, pada Minggu (7/9/2025) kemarin.
Pelatih Tim Paskibra Pasdanu, Ridho Maulana Hakim mengatakan, bahwa kunci keberhasilan anak didiknya menjuarai ajang tersebut ialah konsistensi.
“Selain itu, dukungan dari orang tua, sekolah, dan pasukan, baik secara moril maupun materil, sangat menunjang keberhasilan kami semua,” kata Ridho, Senin (8/9/2025).
Ridho menyampaikan, tantangan terbesar selama perhelatan ajang LPBB Malang Cup, Kusumadilaga tingkat provinsi Jawa Timur, ialah bagaimana anak-anak tetap bisa konsisten menjaga konsentrasi.
Tim Paskibra Pasdanu sebanyak tiga belas anak-anak usia SD itu harus tetap menjaga fokus di tengah keinginan mereka untuk bermain.
“Namun itu semua bisa kami atasi dengan konsekuensi yang tegas. Tidak ada pasukan yang hebat dan istimewa, yang ada hanya pasukan yang terlatih, konsisten, serta tetap rendah hati,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD NU 1 Trate Gresik, Mohammad Nastain, mengatakan bahwa lomba bukan sekadar ajang prestasi, tetapi juga sarana evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kemampuan siswa.
Menurut Nastain, sekolah memiliki sejumlah langkah strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas Pasdanu seperti Latihan rutin dan terjadwal, pembinaan profesional, fasilitas memadai, seleksi dan regenerasi, menumbuhkan kebanggaan, dan aktif berkompetisi.
“Dengan langkah-langkah ini, kami berharap Pasdanu bukan hanya berprestasi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter disiplin, percaya diri, dan berakhlak mulia bagi siswa,” pungkasnya.
Adapun Tim Pasdanu sendiri diperkuat oleh Komandan Pasukan (Danpas) Mazaya Nur Aisyah bersama 12 anggota pasukan lainnya, yaitu M. Ricky Masyhuri Ardiansyah, Azka Hasbullah Wabil, Alby Nevan Syatibhi, Aldina Salwa Salsabila, Adelia Zahira Maulidah Fatimah, M. Afif Ramdhani, Moh. Zafran Zahabi Ariyanto, Ibrahim Nizam Al Buchori, M. Alfarizqi Kurniawan, Alya Zakiyah Yanza, Azarine Zakiyyah Sahla, dan Namira Azzahra Ramadhani Amrullah. Mereka sukses menyisihkan peserta lain dari berbagai kota di Jawa Timur. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

