Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 1 Kedungwaru, Tulungagung Mendadak Terhenti Setelah Dua Pekan Berjalan
Hingga kini pihak sekolah belum menerima penjelasan detail mengenai alasan penghentian distribusi.
TULUNGAGUNG, SJP - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat sempat dirasakan siswa SMAN 1 Kedungwaru, Tulungagung. Sayangnya, program tersebut hanya bertahan selama dua pekan sebelum akhirnya terhenti tanpa kejelasan.
Humas SMAN 1 Kedungwaru, Andi Chandra Purwonegoro, menjelaskan sekolahnya mulai menerima pasokan makanan bergizi sejak 1 September 2025. Pengiriman makanan dilakukan setiap hari oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panen Resto.
“MBG-nya kita kebetulan mulai 1 September. Selama dua minggu itu kita memang mendapatkan manfaat, tetapi memasuki minggu ketiga tiba-tiba ada pemberitahuan lewat WhatsApp bahwa penyaluran berhenti karena suatu hal,” ujar Chandra, Jumat (26/9/2025).
Selama masa distribusi, lebih dari 1.362 siswa kelas X hingga XII menerima makanan bergizi setiap hari. Menurut pihak sekolah, selama itu pula tidak ada kendala berarti, hanya masalah teknis pembagian di lapangan karena jumlah siswa yang cukup banyak.
"Untuk satu halnya mungkin kita kan juga mohon maaf kita tidak tahu karena itu urusan dapur dari sana. Kalau kita hanya mendapatkan manfaat itu juga kita akhirnya juga mengumumkan kepada anak-anak, bahwa besok itu kita tidak mendapatkan MBG. Dan itu kapan akan ada lagi kita juga belum ada pemberitahuan," tambahnya.
Penghentian pasokan diumumkan secara mendadak oleh pihak dapur Panen Resto melalui pesan WhatsApp kepada sekolah pada hari Minggu (14/9/2025). Hingga kini pihak sekolah belum menerima penjelasan detail mengenai alasan penghentian distribusi.
"Kita dapat itu karena dapur itu dekat dengan kita dan pada waktu datang ke sini juga meyakinkan bahwa per satu September itu kita dapat dan itu juga kita ada MoU dan sebagainya, dan ya mungkin tidak sama-sama merugikan, dan sebagainya, dan kita akan mendapatkan manfaat pada waktu itu, ya kita terima dapat rezeki ya alhamdulillah," jelas Chandra.
Menurut Chandra, selama mendapatkan MBG, para siswa juga menyambut baik program nasional tersebut. Setelah terhenti ada juga anak-anak sambil bercanda menanyakan kelanjutan program tersebut.
Selain SMAN 1 Kedungwaru, informasi yang dihimpun menyebutkan ada lembaga sekolah lain juga yang mengalami hal serupa.
Ketika wartawan mencoba mendatangi SPPG Dapur Panen Resto di jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Kampungdalem, Tulungagung, kondisi lokasi tampak sepi dengan pagar tertutup rapat. Dua kendaraan boks bertuliskan “Program Makan Bergizi Gratis Badan Gizi Nasional Dapur Panen Resto” terlihat terparkir di depan resto. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

