Polres Pasuruan Janji Tindak Produsen dan Distributor Minyak yang Takarannya tidak Sesuai
Menindaklanjuti peristiwa viral di media sosial yang menampilkan takaran minyak goreng tidak sesuai dengan yang dicantumkan pada kemasan
PASURUAN, SJP — Satgas Pangan Pasuruan menindaklanjuti viralnya takaran minyak goreng merek MinyaKita yang tidak sesuai dengan takaran yang tercantum di kemasan.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah mengatakan, setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak), pihaknya menemukan sampel minyak goreng merek MinyaKita. Setelah dicek, takarannya tidak sesuai.
Dengan temuan tersebut, polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hasilnya, minyak yang pada kemasannya tercantum 1 liter, ketika ditakar, hasilnya hanya antara 700 sampai 900 mililiter. Harga jualnya pun di atas harga eceran tertinggi (HET).
Temuan itu didapat setelah sidak dilakukan di Pasar Bangil, Pasar Pandaan dan Pasar Sukorejo. MinyaKita yang diproduksi oleh tiga produsen berbeda diketahui takaran aslinya tidak sesuai dengan yang tercantum di kemasan.
"Sementara masih dilakukan menyamplingan. Ditemukan takaran 1 liter dalam kemasan ternyata tidak sesuai. Yakni antara 700 sampai 900 mililiter. Harganya melebihi harga eceran yang ditentukan. Yakni Rp 17.500 hingga Rp 18.000," jelasnya.
AKP Adimas berjanji akan memberikan tindakan tegas kepada para produsen dan distributor nakal yang telah melakukan penjualan minyak ke masyarakat dengan takaran tidak sesuai dengan yang dicantumkan pada kemasan.
"Kami akan berikan tindakan hukum pada para produsen serta distributor nakal yang bermain curang," janjinya.
Sementara itu, Kanit II Ekonomi Polres Pasuruan Ipda Eko Hadi Saputro menambahkan, perusahaan yang melakukan praktik tersebut akan segera ditindak jika terbukti melanggar aturan.
"Kami segera memproses jika ada penemuan MinyakKita yang tidak sesuai. Jika terbukti bersalah, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan untuk melakukan tindakan tegas sebagaimana hukum yang berlaku," katanya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

