Polres Malang Pastikan Identitas Pria Hilang di Kondang Merak, Pihak Keluarga Tolak Autopsi Korban

Polres Malang memastikan jasad pria hilang di Pantai Kondang Merak adalah Edi Santoso (31) dari Desa Sumberbening, Bantur. Korban ditemukan tewas setelah dua hari pencarian tim gabungan.

21 Feb 2025 - 17:59
Polres Malang Pastikan Identitas Pria Hilang di Kondang Merak, Pihak Keluarga Tolak Autopsi Korban
Jasad Korban atas peristiwa laka air di Kondang Merak diterima pihak keluarga (Humaspolres Malang for SJP)

MALANG,SJP – Kepolisian Resor (Polres) Malang, memastikan identitas jasad pria yang ditemukan di Pantai Kondang Merak, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, adalah Edi Santoso (31), warga Dusun Sumberwates, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur Kabupaten Malang.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Rabu (19/2/2025) malam, diduga terseret ombak saat menyelam mencari ikan.

Kasihumas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto, mengatakan proses pencarian melibatkan berbagai pihak sejak korban dilaporkan hilang. 

Jasad korban akhirnya ditemukan pada Jumat (21/2/2025) pagi, sekitar 700 meter dari lokasi awal kejadian dan pihak keluarga ingin korban segera dibawa pulang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan identifikasi, dipastikan bahwa korban adalah Edi Santoso. Pihak keluarga telah mengonfirmasi identitas korban dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujar AKP Dadang, Jumat (21/2/2025).

“Setelah jasad ditemukan, tim langsung mengevakuasi korban ke tepi pantai untuk pemeriksaan medis awal. Karena pihak keluarga menolak autopsi dan menerima kejadian ini sebagai kecelakaan laut, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” tambah AKP Dadang.

Polres Malang mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian yang melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Pantai Selatan Rescue (PSR), Kanjuruhan Rescue, MTA Rescue, Resob Blitar, Mahameru Rescue, RAPI Donomulyo, dan Tagana Kabupaten Malang, Polsek Bantur, Satpolairud Polres Malang, Koramil Bantur, dan warga setempat juga turut terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.

AKP Dadang juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar pantai, terutama di area yang memiliki palung laut dan ombak besar.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengingatkan warga untuk tidak memaksakan diri saat kondisi ombak tidak bersahabat,” tutupnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow