Polres Malang Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Pakisaji, Pelaku Kabur Tinggalkan Tempat dan Kenangan

Laporan warga ke Call Center 110 langsung ditindaklanjuti. Petugas turun tangan, sarana judi dibongkar, ayam-ayam pun bisa bernapas lega

14 Jun 2025 - 21:59
Polres Malang Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Pakisaji, Pelaku Kabur Tinggalkan Tempat dan Kenangan
Arena sabung ayam tinggal kenangan (doc. Ist)

MALANG, SJP—Upaya pemberantasan judi sabung ayam terus dilakukan jajaran Polres Malang. Terbaru, aparat kepolisian membongkar sarana perjudian sabung ayam di Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (14/6/2025), setelah menerima laporan dari warga melalui layanan darurat Call Center 110.

Kapolsek Pakisaji AKP Indra Subekti memimpin langsung penggerebekan judi tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. Saat petugas tiba, lokasi sudah kosong. Tidak ada adu ayam yang berlangsung, namun berbagai sarana judi masih tertinggal. Mulai dari kurungan, karpet, hingga papan taruhan.

“Laporan awal kami terima melalui Call Center 110 dari masyarakat. Petugas segera menuju lokasi dan menemukan sejumlah peralatan sabung ayam yang ditinggalkan. Semua barang bukti langsung kami bongkar dan musnahkan di tempat,” jelas Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Sabtu (14/6/2025).

Sedikitnya 15 personel gabungan diturunkan dalam penindakan ini, melibatkan unit SPKT, Reskrim, Provost, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Wadung. Di samping membongkar sarana judi ayam, petugas juga memberikan edukasi kepada warga agar tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum.

“Kami imbau masyarakat agar menjauhi segala bentuk perjudian. Judi sabung ayam tidak hanya melanggar hukum, tapi juga meresahkan lingkungan. Kami tegaskan, setiap laporan melalui Call Center 110 akan kami tanggapi secara cepat dan profesional,” lanjutnya.

Penindakan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Malang memberantas judi sabung ayam di wilayah hukumnya. Aparat juga mengajak warga untuk lebih aktif melaporkan aktivitas mencurigakan, terutama yang berpotensi melanggar hukum.

“Kami apresiasi peran serta masyarakat. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat kami bertindak. Jangan biarkan ayam-ayam jadi korban adu nasib yang tidak manusiawi,” pungkas AKP Bambang.

Dengan pembongkaran ini, suasana Desa Wadung kembali tenang. Tak ada lagi suara ayam jago bertarung demi taruhan ilegal. 

Kini, ayam-ayam di Pakisaji bisa tidur lebih nyenyak, dan warga pun semakin paham bahwa perjudian, sekecil apa pun bentuknya, bukanlah budaya yang layak dipertahankan. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow