Polres Blitar Kota Gelar Tes Urine 93 Personel, Satu Polisi Positif
Sebanyak 93 personel menjalani pemeriksaan tersebut. Hasilnya, 92 orang dinyatakan negatif narkoba, sementara satu personel terdeteksi positif benzodiazepine.
KOTA BLITAR, SJP– Polres Blitar Kota melaksanakan pemeriksaan urine mendadak terhadap puluhan personel sebagai upaya penguatan pencegahan penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan deteksi dini tersebut berlangsung di Gedung Patriatama Polres Blitar Kota. Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Sidokkes Polres Blitar Kota dengan menggunakan metode uji enam parameter.
Sebanyak 93 personel menjalani pemeriksaan tersebut. Hasilnya, 92 orang dinyatakan negatif narkoba, sementara satu personel terdeteksi positif benzodiazepine.
Berdasarkan hasil pendalaman, personel bersangkutan diketahui mengonsumsi obat resep dokter bermerek Braxidin.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme anggota.
"Menindaklanjuti instruksi Kapolri, kegiatan ini sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan anggota Polres Blitar Kota bersih dari penyalahgunaan narkoba," tegasnya, Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan serupa akan dilakukan secara berkala dan acak guna mencegah terjadinya pelanggaran.
"Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkoba. Namun dalam kasus satu personel yang terdeteksi benzodiazepine, itu karena konsumsi obat sesuai resep dokter dan sudah bisa dipertanggungjawabkan secara medis," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Blitar Kota menegaskan komitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta mewujudkan institusi yang bersih dan profesional. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

