Politeknik Internasional Tamansiswa Mojokerto Gelar Wisuda Perdana, Cetak Lulusan Profesional
Sebanyak 10 lulusan profesional dikukuhkan dalam upacara wisuda tersebut, menandai tonggak sejarah baru bagi institusi pendidikan tinggi vokasi di Kota Mojokerto.
KOTA MOJOKERTO, SJP - Politeknik Internasional Tamansiswa (Politama) Mojokerto sukses menyelenggarakan prosesi wisuda perdananya. Acara sakral tersebut digelar dengan khidmat di Pendopo Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, pada Ahad, (2/11/2025).
Sebanyak 10 lulusan profesional dikukuhkan dalam upacara wisuda tersebut, menandai tonggak sejarah baru bagi institusi pendidikan tinggi vokasi di Kota Mojokerto.
Direktur Politeknik Internasional Tamansiswa Mojokerto, Prof. Martani Husaini, menyampaikan bahwa kehadiran politeknik ini dianggap mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja profesional di pasar domestik maupun internasional.
"Terdapat dua tren besar yang harus kita penuhi, yang pertama adalah permintaan tenaga kerja profesional. Oleh karena itu, nama kami disematkan kata internasional sebagai orientasi, meskipun kebutuhan di dalam negeri juga sangat tinggi," ujar Prof. Martani Husaini.
Prof. Martani Husaini menjelaskan, berdirinya Politama sangat linier dengan program-program pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Hal itu disebutnya selaras dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang fokus pada hilirisasi dan membutuhkan dukungan sarjana vokasi.
Selain itu, sambung dia, hal ini juga sejalan dengan misi Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita), yakni program Satu Keluarga Satu Sarjana.
"Saat ini, paradigma pemerintah adalah membangun kota dari desa, yang menuntut desa harus diperkuat. Wali Kota Mojokerto pun memiliki misi satu keluarga satu sarjana," tambahnya.
Ia menegaskan, wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah pertanda bahwa Kota Mojokerto kini memiliki lembaga pendidikan tinggi yang siap menjawab tantangan masa depan.
"Harapannya, para lulusan dapat siap berkarier di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri," pungkasnya.
Terpisah, Ketua Badan Penyelenggara Yayasan Cabang Tamansiswa Mojokerto, Willybrordus Widya Christanto, menjelaskan bahwa kapasitasnya di politeknik adalah sebagai Badan Penyelenggara. "Badan hukum kami adalah Yayasan Persatuan Tamansiswa, yang yayasan pusatnya berdiri sejak 1922. Yayasan Cabang Mojokerto berdiri pada 1925, sementara badan penyelenggara yang menaungi politeknik ini berdiri pada 2022," jelas Willybrordus.
Senada dengan direktur, Willybrordus Widya Christanto menyatakan bahwa fokus pendidikan tinggi ini adalah untuk mempersiapkan lulusan memasuki dunia kerja, sekaligus mendukung program wali kota.
"Cita-cita kami ingin para lulusan dapat langsung fokus ke dunia kerja, dan kami sangat mendukung program wali kota, satu rumah satu sarjana," ungkapnya.
Meskipun tergolong institusi yang relatif baru atau berdiri tahun 2022, Politama telah mempersiapkan sistem pendidikan secara matang. Willybrordus optimistis, lembaga pendidikan di bawah naungannya ini mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain dalam mencetak lulusan terbaik. "Tenaga pengajar kami berjumlah kurang lebih 20 orang. Pada penerimaan mahasiswa baru, kami mendapatkan 37 mahasiswa, dan yang diwisuda kali ini sebanyak 10 orang," tutupnya.
Untuk diketahui, Politeknik Internasional Tamansiswa menawarkan tiga program studi vokasi tingkat Diploma Tiga (D3), yaitu: D3 Teknologi Komputer, D3 Teknologi Listrik, dan D3 Teknologi Mesin. (**)
Editor: Danu S
What's Your Reaction?

