Polisi Selidiki Pembuang Tumpukan Sampah yang Tutup Akses Makam di Singosari Malang
Sebagai upaya pencegahan, Muspika Singosari mengimbau pemerintah desa (pemdes) dan warga untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas mencurigakan, terutama kendaraan yang membuang sampah sembarangan.
MALANG, SJP – Tindakan membuang sampah sembarangan masih kerap terjadi di Kabupaten Malang. Bahkan, tumpukan sampah rumah tangga sampai menutup akses menuju tempat pemakaman umum (TPU) di Dusun Boropanggung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari.
Kejadian ini menuai sorotan publik setelah viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat jelas jalan desa yang biasanya dilalui warga untuk menuju makam, kini tertimbun sampah dalam jumlah besar.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan pencemaran lingkungan dan potensi gangguan kesehatan.
Menanggapi laporan warga, jajaran Muspika Singosari bersama Polsek Singosari langsung melakukan pengecekan ke lokasi pada Jumat (10/4/2025).
Dugaan sementara mengarah pada aksi pembuangan sampah yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab menggunakan kendaraan dump truck.
“Dari keterangan warga, sampah mulai terlihat sejak dua hari lalu. Diduga kuat dibuang oleh truk dari luar wilayah Singosari,” terang Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, Sabtu (12/4/2025).
Polisi saat ini tengah menyelidiki pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut. Rekaman saksi, aktivitas kendaraan dan jejak digital menjadi bagian dari alat bukti untuk mengungkap pelaku pembuangan sampah secara ilegal tersebut.
Sementara itu, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang telah dikerahkan untuk membersihkan tumpukan sampah. Kegiatan pembersihan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (12/4/2025) pagi dengan melibatkan warga setempat.
“Kami serius menangani kasus ini. Selain mengganggu akses publik, pembuangan sampah ilegal juga merupakan pelanggaran hukum yang merusak lingkungan,” tutup AKP Bambang.
Sebagai upaya pencegahan, Muspika Singosari mengimbau pemerintah desa (pemdes) dan warga untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas mencurigakan, terutama kendaraan yang membuang sampah sembarangan. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

