Gegara Ngecas Laptop di Atas Kasur, Rumah di Tulungagung Ludes Terbakar

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa anak pemilik rumah mengecas laptop tersebut di atas kasur di dalam kamar sebelum ia pergi kuliah. Beberapa waktu kemudian, insiden kebakaran pun terjadi.

18 Nov 2025 - 16:00
Gegara Ngecas Laptop di Atas Kasur, Rumah di Tulungagung Ludes Terbakar
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kebakaran rumah warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP – Sebuah insiden kebakaran melanda rumah milik Imam Khambali di Dusun Klaten, Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, pada Selasa (18/11/2025) siang. 

Peristiwa ini diduga dipicu oleh korsleting listrik akibat pengisian daya (pengecasan) laptop yang diletakkan di atas kasur.

Asap hitam tebal mulai membumbung dari salah satu kamar di lantai dua sekitar pukul 12.15 WIB, menimbulkan kepanikan di kalangan penghuni rumah dan warga sekitar. 

Warga segera menghubungi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tulungagung untuk meminta bantuan darurat.

Sembari menunggu kedatangan petugas, warga sempat berupaya memadamkan api dengan menggunakan semprotan mesin pompa air seadanya. Upaya awal warga tersebut cukup membantu mencegah api meluas ke ruangan lain.

Kepala Seksi Operasional Damkar Tulungagung, Bambang Pidekso, membenarkan laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa api pertama kali dipicu oleh kelalaian penghuni yang lupa mencabut pengisi daya laptop.

"Kami menerima laporan pada pukul 11.26 WIB, berangkat empat menit kemudian, dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB," ujar Bambang.

Setibanya di lokasi, petugas damkar segera melakukan penanganan dan pembasahan. Api dipastikan berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.30 WIB. Menurut penilaian damkar, skala kebakaran tergolong sedang dan berhasil dilokalisasi.

"Beruntung api dapat segera dipadamkan sehingga tidak sampai menimbulkan kerusakan yang lebih besar ataupun merembet ke ruangan lain dan hanya menghanguskan satu ruangan kamar saja," tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Rejotangan, AKP Kasianto, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal dari Unit Inafis dan penyelidikan Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengarah pada korsleting listrik sebagai penyebab utama.

"Dari hasil penanganan TKP, kebakaran terjadi karena laptop yang dicas di atas kasur sejak pagi dan ditinggal pergi. Stop kontak juga berada di atas kasur, sehingga diduga terjadi korsleting yang kemudian memicu api," terang AKP Kasianto.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa anak pemilik rumah mengecas laptop tersebut di atas kasur di dalam kamar sebelum ia pergi kuliah. Beberapa waktu kemudian, insiden kebakaran pun terjadi.

Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

"Alhamdulillah tidak ada korban. Untuk estimasi kerugian, melihat kerusakan di kamar dan barang-barang yang hangus, diperkirakan sekitar Rp35 juta," jelasnya. 

Kerugian material meliputi kasur, laptop, dan perabot lain di dalam kamar yang hangus terbakar, meski api tidak sampai menembus atap rumah.

Dari lokasi kejadian, polisi telah mengamankan barang bukti, termasuk laptop dan stop kontak yang hangus terbakar dan diduga kuat menjadi pemicu kebakaran.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan perangkat elektronik. Agar masyarakat menghindari mengisi daya perangkat di atas kasur atau permukaan yang mudah terbakar dan tanpa pengawasan, karena praktik tersebut berpotensi besar menimbulkan insiden kebakaran serupa. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow