Pohon Raksasa Tumbang Tutup Akses Jalan Raya Cangar, BPBD Kota Batu Lakukan Evakuasi Tengah Malam

BPBD Kota Batu memastikan pemantauan dan kesiapsiagaan terus ditingkatkan, terutama di wilayah dataran tinggi yang rawan bencana hidrometeorologi seperti longsor dan pohon tumbang. Langkah ini diambil guna meminimalkan risiko dan memastikan jalur vital menuju kawasan wisata tetap aman dan dapat dilalui masyarakat.

06 Oct 2025 - 10:59
Pohon Raksasa Tumbang Tutup Akses Jalan Raya Cangar, BPBD Kota Batu Lakukan Evakuasi Tengah Malam
Pembersihan Pohon Tumbang di Kota Batu (Ist/BPBD/SJP)

KOTA BATU, SJP – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kota Batu pada Minggu malam (5/10/2025). Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sebatang pohon Anggrung berukuran raksasa tumbang di Jalan Raya Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji.

Pohon dengan diameter kira-kira 1,8 meter dan tinggi mencapai 30 meter itu roboh melintang di badan jalan hingga menutup total akses menuju kawasan wisata Cangar.

Plt Kalaksa BPBD Kota Batu, Suwoko pada Senin (6/10/2025) menegaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 23.21 WIB di jalur pegunungan dengan koordinat S 7.740845° dan E 112.532829°.

Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat lumpuh total. Selain menutup jalan, tumbangnya pohon tua itu juga merusak jaringan kabel penerangan jalan umum (PJU).

"Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, usia pohon yang sudah tua dan hembusan angin kencang diduga menjadi penyebab utama tumbangnya pohon besar tersebut," urainya.

Menindaklanjuti laporan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu langsung menerjunkan tim untuk melakukan kajian cepat dan penanganan darurat.

Proses evakuasi dilakukan secara kolaboratif bersama Tahura R. Soerjo, TNI, Polri, Agen Informasi Bencana Provinsi Jawa Timur, Relawan BPBD Kota Batu, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sumberbrantas, serta warga sekitar.

“Begitu laporan masuk, tim kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat. Jalur sempat tertutup total, tapi berkat kerja sama lintas sektor, akses sudah mulai bisa dilalui secara terbatas,” imbuhnya.

Suwoko juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama bagi pengguna jalan di kawasan pegunungan.

“Kami minta masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon besar atau parkir di area rawan tumbang saat terjadi angin kencang. Keselamatan adalah prioritas utama,” tandasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow