PG Meritjan di Kediri Mampu Menggiling 76 Ribu Ton Tebu dalam Sebulan

Untuk memaksimalkan capaian ini mereka memiliki tradisi Jumat Legi. Yakni membagikan paket sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian pompa air bersih ke petani, hingga santunan yatim piatu.

10 Jul 2025 - 20:17
PG Meritjan di Kediri Mampu Menggiling 76 Ribu Ton Tebu dalam Sebulan
Proses giling tebu terus berlangsung di PG Meritjan. (Foto: Wawan/SJP)

KOTA KEDIRI, SJP—Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri terus menggenjot produksi gula pada musim giling tahun 2025 ini. Memasuki hari ke 43, mereka sudah menggiling 76.674,8 ton tebu.

General Manager PG Meritjan, Wakhyu Priyadi Siswosumarto, berharap proses giling berjalan sesuai rencana dan mampu menghasilkan gula hingga 234.137 ton.

“Kami berharap semoga proses giling terus berjalan lancar dan semua berjalan sesuai rencana kerja kami,” harapnya, Kamis (10/7/2025).

Wakhyu juga berharap dukungan dari semua steakholder dan lingkungan untuk kesuksesan giling PG Meritjan. Sehingga masyarakat juga ikut merasakan manfaatnya.

Proses giling di PG Meritjan melibatkan ribuan pekerja. Mereka terdiri dari pekerja kebun, penebang tebu, sopir truk yang mengangkut tebu, dan pengelola limbah padat.

Selain itu, Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR), Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR), karyawan koperasi PG Meritjan, dan pedagang, juga terlibat dalam proses giling.

Diketahui, pada realisasi produksi gula untuk musim giling 2024, PG Meritjan mencapai 190.742 ton, lebih besar ketimbang tahun 2023 yang hanya 156.522 ton.

Proses giling 2024 dilakukan hingga 99 hari dengan melibatkan lebih dari 400 karyawan pabrik. Mereka bekerja di berbagai sektor untuk membuat gula kristal putih sesuai dengan standar yang berlaku.

Sedangkan pada periode giling 2025, perusahaan ini menargetkan bisa menghasilkan gula hingga 234.137 ton. Proses giling untuk musim giling 2025 telah dimulai sejak 29 Mei 2025.

Untuk memaksimalkan capaian ini, mereka memiliki tradisi Jumat Legi. Yakni membagikan paket sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian pompa air bersih ke petani, hingga santunan yatim piatu.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kami bisa konsisten untuk santunan yatim setiap Jumat Legi di Desa Jabon, Kelurahan Dermo, dan Kelurahan Merican,” ujar Wakhyu Priyadi.

Santunan tersebut berasal dari seluruh karyawan yang menyisihkan gajinya. Dengan harapan doa yatim untuk kesuksesan dan keselamatan musim giling.

“Semoga PG Meritjan terus memberi manfaat dan meningkatkan perekonomian lingkungan sekitar,” harap Wakhyu. (**)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow