Perumda Tirta Kanjuruhan Malang Luncurkan CAK PAY, Modernisasi Pembayaran hingga Pelosok Desa
CAK PAY merupakan upaya proaktif perusahaan untuk menghilangkan hambatan pembayaran yang selama ini dialami pelanggan.
MALANG, SJP — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Kanjuruhan secara resmi meluncurkan program CAK PAY sebagai langkah strategis dalam memodernisasi sistem pembayaran dan memperkuat kemudahan akses layanan bagi pelanggan.
Program ini dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat yang masih bergantung pada pembayaran tunai langsung, terutama di wilayah pedesaan Kabupaten Malang.
Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, mengatakan bahwa CAK PAY merupakan upaya proaktif perusahaan untuk menghilangkan hambatan pembayaran yang selama ini dialami pelanggan.
"CAK PAY adalah lebih dari sekadar sistem pembayaran. Ini adalah platform kolaborasi yang kami bangun untuk merangkul masyarakat," ujar Syamsul, Rabu (3/12/2025).
Dijelaskan olehnya, bahwa kunci utama dalam meningkatkan aksesibilitas layanan terletak pada pemberdayaan agen di tingkat desa.
Keberadaan Agen CAK PAY ini diproyeksikan dapat memangkas jarak tempuh yang harus dilalui pelanggan untuk menunaikan kewajiban tagihan.
"Dengan hadirnya Agen CAK PAY di setiap sudut desa, kami memastikan kemudahan akses pembayaran bagi seluruh pelanggan, dari perkotaan hingga pedesaan," lanjutnya.
Model skema ini disebutnya tidak hanya memberi kemudahan, tetapi juga menciptakan lapangan usaha dan insentif bagi mitra agen lokal.
Syamsul Hadi menjelaskan dampak ekonomi signifikan dari program ini, yang dinilai memberi energi baru bagi stabilitas cashflow perusahaan.
"Program ini juga menjadi mesin penggerak baru, karena menciptakan lapangan usaha dan insentif bagi mitra agen," kata dia.
Stabilitas arus kas yang sehat, jelasnya, akan memperkuat kemampuan Perumda Tirta Kanjuruhan dalam berinvestasi di infrastruktur, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas jaringan. Dengan demikian, CAK PAY dipandang sebagai instrumen penting dalam kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang.
"Arus kas yang sehat adalah modal kami untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur dan meningkatkan kualitas air bagi masyarakat," tutup Syamsul. (**)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

