Nyesek! Persik Kediri Takluk di Manahan padahal Unggul Pemain dan Dapat Penalti

Drama pekan ke-23 Super League: Persik Kediri gagal manfaatkan kartu merah lawan dan penalti. Macan Putih menyerah 1-2 dari Persis Solo di Manahan.

01 Mar 2026 - 23:01
Nyesek! Persik Kediri Takluk di Manahan padahal Unggul Pemain dan Dapat Penalti
Kegembiraan Jose Enrique setelah sukses membobol gawang Persis Solo pada menit ke-31. Sayangnya, Persik takluk di Manahan. (Foto: Instagram Persik Kediri)

SURAKARTA, SJP  – Harapan Persik Kediri untuk membawa pulang poin dari markas Persis Solo harus sirna secara dramatis. Meski sempat menyamakan kedudukan dan unggul jumlah pemain di menit-menit akhir, skuat asuhan Macan Putih dipaksa menyerah 1-2 dalam laga pekan ke-23 Super League 2025-2026 di Stadion Manahan, Minggu (1/3/2026) malam.

Pertandingan berjalan sengit sejak peluit pertama. Persik sebenarnya memberikan perlawanan yang disiplin, meski sempat kecolongan lebih dulu lewat gol Bruno Gomes di menit ke-22.

Mentalitas pantang menyerah khas Jawa Timur ditunjukkan anak-anak Kediri. Melalui skema serangan yang rapi, Jose Enrique sukses membobol gawang Persis Solo pada menit ke-31 setelah memanfaatkan umpan matang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum dan memberikan harapan besar bagi Persik Mania yang memantau dari jauh.

Drama sesungguhnya terjadi di 10 menit terakhir pertandingan. Persik Kediri berada di atas angin ketika pemain Persis, Althaf Indie, diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-83. Unggul jumlah pemain seharusnya menjadi momentum emas bagi Macan Putih untuk membalikkan keadaan.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Dalam tekanan tinggi, Persik sempat mendapatkan peluang emas melalui titik putih (penalti). Sayangnya, peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Kegagalan ini menjadi titik balik mental bagi kedua tim.
Hanya berselang tiga menit dari kartu merah lawan, tepatnya di menit ke-86, pertahanan Persik justru lengah. Roman Paparyga berhasil mencuri gol kemenangan bagi tuan rumah, sekaligus mengunci skor menjadi 2-1.

Pelajaran Berharga untuk Macan Putih

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Persik Kediri. Kegagalan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan peluang penalti di menit-menit krusial menunjukkan perlunya evaluasi mendalam pada sisi konsentrasi dan penyelesaian akhir.
Meski kalah, performa beberapa pemain seperti Ezra Walian yang rajin mengirimkan umpan-umpan manja dari bola mati layak mendapat apresiasi. Persik kini harus segera bangkit untuk mengamankan posisi di klasemen dan menjaga gengsi sepak bola Jawa Timur di kasta tertinggi Indonesia. (**)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow