Perkuat Religi Warga Binaan, Lapas IIB Jombang Dirikan Pesantren Al Muhajirin

Dihadapan sekitar 700 narapidana, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kadiyono meresmikan langsung Pesantren Al Muhajirin Lapas IIB Jombang bersama Bupati Jombang, Warsubi

12 Sep 2025 - 15:45
Perkuat Religi Warga Binaan, Lapas IIB Jombang Dirikan Pesantren Al Muhajirin
Penandatanganan prasasti berdirinya pesantren Al Muhajirin Lapas IIB Jombang oleh Bupati Jombang, Warsubi disaksikan langsung Kepala Ditjenpas Jawa Timur Kadiyono dan Kalapas IIB Jombang Muhammad Ulin Nuha. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP - Perkuat nilai pendidikan agama, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB berinisiasi membangun pesantren. Pesantren dengan sasaran para Narapidana diharapkan bisa memperkuat nilai-nilai spiritualitas.

Di hadapan sekitar 700 narapidana, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kadiyono meresmikan langsung Pesantren Al Muhajirin Lapas IIB Jombang bersama Bupati Jombang, Warsubi, Jumat (12/9/2025).

Turut hadir dalam peresmian Kepala Lapas IIB Jombang Muhammad Ulin Nuha, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Wakil Bupati Jombang Salmanuddin Yazid, perwakilan Kejari Jombang, Dandim 0814 Jombang, KH Nur Hadi (Mbah Bolong) dan juga sejumlah tamu undangan.

"Pemilihan Ponpes amanah Undang-Undang (UU) Lembaga Pemasyarakatan nomor 22 tahun 2022 pasal 9 poin C tentang hak warga binaan untuk mendapatkan pendidikan, pengajaran, dan kegiatan rekreasional, serta kesempatan mengembangkan potensi," ucap Kadiyono kepada wartawan, Jumat (12/9/2025).

Menurut Kadiyono penamaan nama Al Muhajirin memiliki arti berhijrah dari hal yang tidak baik menjadi baik. 

"Semoga berdirinya pondok bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan warga binaan dan mendapat barokah," bebernya.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi menyambut baik berdirinya Pesantren Al Muhajirin pada kesempatan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

"Selamat kepada Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur. Pasti ingin berbuat baik, dengan berdirinya pondok menjadi semangat untuk belajar dan mengamalkan ilmu agama," ungkap Bupati Warsubi.

Bupati Warsubi juga menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung kegiatan pengembangan pengetahuan dan ketrampilan warga binaan. 

"Pesantren bisa memberi motivasi untuk memperbaiki diri dan berbuat lebih baik. Kami berharap bisa terus berkolaborasi dengan beragam kegiatan untuk kemajuan warga binaan," tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow