Peristiwa Tragis Pemotor Ditabrak Kereta Api di Probolinggo hingga Tradisi Gugur Gunung di Malang

Rangkaian berita pilihan SJP, Ahad, 23 Februari 2025 dari Probolinggo, Malang, dan Mojokerto

24 Feb 2025 - 08:08
Peristiwa Tragis Pemotor Ditabrak Kereta Api di Probolinggo hingga Tradisi Gugur Gunung di Malang
Tradisi Gugur Gunung di Malang (Hafid/SJP)

suarajatimpost.com - Sejumlah berita peristiwa serta ritual adat menghiasi pemberitaan Suara Jatim Post pada Senin, 24 Desember 2025. Di Probolinggo, seorang pemotor tewas setelah tertabrak kereta api di palang pintu perlintasan kereta api di perbatasan Kelurahan Jati dan Kelurahan Kebonsari Kulon. Sementara itu, di Mojokerto, Pemkot melarang penyewaan sepeda listrik di sekitar Alun-alun Kota Mojokerto karena melanggar peraturan daerah.

Di sisi lain, tradisi Gugur Gunung digelar di Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Tradisi ini merupakan wujud penghormatan kepada pendahulu sekaligus penguatan nilai gotong royong di masyarakat. 

Terobos Palang Pintu, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Api di Probolinggo

Pengendara motor di Kota Probolinggo  tertabrak kereta api (KA) pada Ahad (23/02/2025). Korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu akhirnya tewas setelah tertabrak KA hingga terseret sejauh 20-30 meter. Peristiwa mengagetkan itu terjadi di palang pintu perlintasan kereta api yang berada di perbatasan Kelurahan Jati dan Kelurahan Kebonsari Kulon.selengkapnya

Pemkot Mojokerto Larang Penyewaan Sepeda Listrik, 8 Unit Diangkut

Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan sepeda listrik yang disewakan di sekitar Alun-alun Kota Mojokerto. Bukan tanpa alasan, Satpol PP Kota Mojokerto menilai adanya aktivitas mainan sepeda listrik di lantai alun-alun telah melanggar peraturan daerah dan berpotensi timbulkan kerusakan keramik. selengkapnya

Tradisi Gugur Gunung di Malang: Merawat Warisan, Menjalin Kebersamaan

Gugur Gunung, sebuah tradisi turun-temurun yang biasanya dilaksanakan sebelum bulan Ramadan, kembali digelar sebagai wujud penghormatan kepada pendahulu sekaligus penguatan nilai gotong royong di masyarakat Pakis Kembar, Malang. selengkapnya (**) 

Editor: Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow