Perbaiki Lingkungan, Pemkab dan PT Petrokimia Gresik Tanam 5.300 Mangrove
Penanaman ribuan bibit mangrove ini dilakukan untuk mengurangi krisis iklim yang sudah mulai terjadi.
GRESIK, SJP—Sebanyak 5.300 bibit pohon mangrove ditanam di kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare, Desa tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
"Dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia meningkatkan kesadaran dan memicu aksi individu, kelompok, dan masyarakat dalam menjaga dan melindungi lingkungan hidup," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, Rabu (21/5/2025).
Sri mengatakan, penanaman ribuan bibit mangrove ini dilakukan untuk mengurangi krisis iklim yang sudah mulai terjadi. Sebab, mangrove mampu menyerap karbondioksida hampir lima kali lipat daripada pohon hutan tropis lainnya. Sehingga sangat perlu untuk digalakkan.
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan PT Petrokimia Gresik. Selain penanaman mangrove, pembersihan sampah di pesisir pantai juga dilakukan. Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema “mengakhiri polusi plastik.”
"Saya mengapresiasi dari pihak Petrokimia Gresik yang telah menginisiasi kegiatan ini di mana tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengakhiri polusi plastik," jelasnya.
Sementara itu, Vice President Lingkungan Hidup Petrokimia Gresik, Bagus Eka Saputra mengungkapkan pentingnya memperbaiki lingkungan dalam momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Salah satunya yaitu dengan penanaman mangrove.
"Kita bisa rasakan perubahan iklim yang luar biasa sekali salah satu upaya kita mengurangi karbon yakni penanaman mangrove. Harapan besar kami upaya aksi karbonisasi hutan mangrove ini bisa dilakukan berkelanjutan setiap tahun," pungkasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

