Perbaikan Jalan Rusak di Desa Butun Blitar Bakal Dilakukan Tahun 2026

Pemkab Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memastikan proses perbaikan jalan rusak di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar bakal dilakukan pada tahun 2026 mendatang.

27 Nov 2025 - 21:21
Perbaikan Jalan Rusak di Desa Butun Blitar Bakal Dilakukan Tahun 2026
Kondisi jalan rusak di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. (Foto:Ninda Kinanti)

BLITAR, SJP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memastikan proses perbaikan jalan rusak di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar akan dilaksanakan pada tahun 2026 mendatang.

Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar Hamdan Zulkifli Kurniawan. Perbaikan jalan rusak di Desa Butun perlu dilakukan menggunakan kontruksi beton, dan jika dilakukan pada tahun ini, waktunya tidak cukup.

Sehingga, perbaikan jalan rusak di lokasi tersebut masuk pada prioritas tahun 2026 mendatang.

"Masuk di tahun 2026, karena tahun ini pekerjaan mundur dan waktu mepet. Kami tidak berani ambil risiko mengerjakan kontruksi beton," ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Menurut Hamdan, berdasarkan intruksi dari pimpinan, perbaikan jalan pada jalur tambang masuk pada prioritas tahun 2026, termasuk di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Di mana, panjang jalan di Desa Butun lebih dari 2 kilometer, dan sebagian sudah dibangun dengan kontruksi hotmix dan beton. Perkiraan jalan yang belum diperbaiki sekitar 1,6 kilometer.

"Jalan rusak yang merupakan jalur tambang masuk prioritas di tahun 2026," kata dia.

Perlu diketahui, warga Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar menyuarakan kekecewaan atas kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki selama lebih dari 15 tahun. 

Puluhan poster bernada protes itu dipasang di sepanjang jalan desa sebagai bentuk desakan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar agar segera memberikan kepastian untuk melakukan perbaikan.

Pantauan di lapangan pada Kamis (27/11/2025), berbagai poster terlihat terpasang mulai dari pintu masuk jalan desa hingga beberapa titik kerusakan terparah. Warga setempat memanfaatkan bekas banner dan kain mori untuk menuliskan keluhan mereka secara terbuka.

Kondisi jalan yang dikeluhkan memang cukup parah, aspal sudah hilang dan hanya menyisakan bebatuan dan permukaan yang mirip dengan jalan makadam. Jalan ini tidak hanya menjadi jalur utama warga, tetapi jalan sepanjang sekitar 1,5 kilometer ini juga merupakan akses menuju kantor Desa Butun.

"Kondisi jalan rusak disini sudah lama, lebih dari 15 tahun. Sampai sekarang belum pernah ada perbaikan," terang salah satu warga bernama Samsyatul Aisyiyah, Kamis (27/11/2025). (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow