Warga Desa Butun Blitar 'Bersuara' Lewat Poster, Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Tersentuh Perbaikan

Warga Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar bersuara lewat poster sebagai ungkapan protes kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar yang tak kunjung melakukan perbaikan.

27 Nov 2025 - 19:39
Warga Desa Butun Blitar 'Bersuara' Lewat Poster, Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Tersentuh Perbaikan
Kondisi jalan rusak di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. (Foto:Ninda Kinanti)

BLITAR, SJP - Warga Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar menyuarakan kekecewaan atas kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki selama lebih dari 15 tahun. 

Puluhan poster bernada protes itu dipasang di sepanjang jalan desa sebagai bentuk desakan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar agar segera memberikan kepastian untuk melakukan perbaikan.

Pantauan di lapangan pada Kamis (27/11/2025), berbagai poster terlihat terpasang mulai dari pintu masuk jalan desa hingga beberapa titik kerusakan terparah. Warga setempat memanfaatkan bekas banner dan kain mori untuk menuliskan keluhan mereka secara terbuka.

Kondisi jalan yang dikeluhkan memang cukup parah, aspal sudah hilang dan hanya menyisakan bebatuan dan permukaan yang mirip dengan jalan makadam. Jalan ini tidak hanya menjadi jalur utama warga, tetapi jalan sepanjang sekitar 1,5 kilometer ini juga merupakan akses menuju kantor Desa Butun.

"Kondisi jalan rusak disini sudah lama, lebih dari 15 tahun. Sampai sekarang belum pernah ada perbaikan," terang salah seorang warga bernama Samsyatul Aisyiyah, Kamis (27/11/2025).

Dijelaskan Aisyiyah, jalan tersebut sebelumnya dibangun secara swadaya warga pada 2003 dan perbaikan terakhir kali dilakukan sekitar tahun 2010-2011, dan hanya sebatas tambalan ringan.

Warga sudah berkali-kali mengadu ke desa agar diteruskan ke Pemkab, namun belum ada hasilnya. 

Aksi warga dengan memasang poster ini ditindaklanjuti oleh pihak desa dan kecamatan yang meninjau lokasi. Mereka mengaku telah meneruskan aspirasi warga ke Pemkab Blitar dan meminta agar poster diturunkan. Namun, warga tetap bersikukuh menunggu kepastian berupa jadwal perbaikan.

"Kesabaran warga juga ada batasnya, kami sepakat tidak menurunkan poster sebelum ada kepastian perbaikan," jelasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh warga lain bernama Misnar, kerusakan jalan ini tidak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga membahayakan pengguna jalan yang melintas.

"Terutama saat musim hujan, warga sering jatuh. Jalannya itu berubah seperti aliran sungai, dan kami ingin jalan ini diperbaiki," ujarnya.

Perlu diketahui, aksi protes warga soal jalan rusak dengan memasang banner bukan pertama kali terjadi di Kabupaten Blitar.

Sebelumnya, pada awal November 2025 lalu, warga Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar melakukan aksi serupa dan mendapat respons cepat dari DPUPR, dengan dilakukan perbaikan di jalan tersebut. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow