Perajin Kue Kembang Goyang di Jombang, Eksis Tiap Ramadan Sejak 1996
Usaha kuliner rumahan yang digeluti Vivi sudah bertahan sejak 1997 silam, meskipun usaha rumahan tapi komitmen menjaga kualitas dan rasa membuat kue Kembang Goyang bertahan hingga sekarang.
JOMBANG, SJP - Perajin kue tradisional Kembang Goyang atau kue antari, Ika Trisna Savitri warga Jalan Sisingamangaraja Nomor 38, Dusun Jagalan, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, mengaku mengalami banyak permintaan pada bulan suci Ramadan. Tak terkecuali pada Ramadan 1446 hijriah atau 2025 Masehi ini.
Setiap Ramadan perajin kue yang akrab disapa Vivi ini harus ekstra dalam memenuhi permintaan pesanan kue Kembang Goyang. Mengingat setiap acara besar seperti Idulfitri, kue yang umum juga dikenal dengan kue Antari kerap menjadi suguhan tamu.
"Permintaan meningkat sekitar 20 persen saat Ramadan ini," ucap Vivi, Ahad (2/3/2025).
Sebagai usaha keluarga sejak 1996, kue Kembang Goyang buatannya terus berinovasi dengan varian rasa dan warna yang beragam. Namun tetap pada bentuk kue menyerupai kelopak bunga dan pembuatannya tetap di goreng.
"Untuk proses pembuatan kue pakai digoreng, di mana adonan di goyang-goyang hingga terlepas dari cetakan. Meskipun digoreng, kue ini tidak menyerap minyak, sehingga kerenyahannya tetap terjaga," ungkapnya.
Vivi menyebut pembuatan kue Kembang Goyang kerap dibuat lebih banyak saat Ramadan dan Hari Raya Idulfitri karena permintaan banyak. Selain memenuhi pasar di wilayah Jombang, kue racikan tangan sederhana ini juga melayani permintaan luar kota.
“Saat ini, kami sedang mengerjakan pesanan dari pelanggan. Kembang Goyang kami memiliki rasa khas yang gurih dan renyah, serta harga yang terjangkau," ujarnya.
Selama proses pembuatan, ia menyebut pada satu adonan bahan dapat menghasilkan sekitar 4 kilogram atau 20 bungkus kue Kembang Goyang. Harga per bungkus pada ukuran 200 gram hanya Rp 10 ribu, sedangkan untuk ukuran kecil 80 gram harganya Rp 5 ribu.
"Kita juga menerima untuk reseller," ucapnya.
Pemesan kue Kembang Goyang, Sugiono mengatakan sengaja memesan kue untuk kebutuhan camilan kue kering dirumah. Selain itu, dirinya memesan untuk kebutuhan lebaran.
"Kue ini sangat renyah saat digigit, ada rasa manis yang tidak terlalu manis. Saya sengaja pesan sekarang untuk lebaran supaya tidak kehabisan," tandas warga Kecamatan Ploso ini. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

