Uji Adrenalin di Atas Awan: Jembatan Kaca Bromo Jadi Magnet Baru Libur Sekolah

Menguji adrenalin di atas awan! Bromo Sky Bridge atau Jembatan Kaca Bromo resmi dibuka dan langsung jadi magnet wisata libur sekolah. Intip keseruan, harga tiket, dan tips amannya di sini.

28 Jun 2026 - 13:31
Uji Adrenalin di Atas Awan: Jembatan Kaca Bromo Jadi Magnet Baru Libur Sekolah
Bromo Sky Bridge atau Jembatan Kaca Bromo yang baru dibuka melalui soft launching langsung dipadati ratusan wisatawan pada periode libur sekolah. (Foto: Beritasatu.com/Zulkiflie

PROBOLINGGO, SJP – Kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, kembali membuktikan taringnya sebagai magnet pariwisata nasional. Memasuki periode libur sekolah, perhatian ratusan wisatawan langsung tertuju pada mahakarya terbaru di kawasan ini: Bromo Sky Bridge. Jembatan kaca yang baru saja melakoni *soft launching* tersebut langsung diserbu lautan pengunjung pada Sabtu (27/6/2026).

Sejak matahari baru beranjak naik, kawasan Seruni Point di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, sudah riuh oleh rombongan keluarga dari berbagai daerah. Mereka rela mengantre demi satu tujuan: merasakan sensasi mendebarkan berjalan di atas lantai transparan dengan latar megah Pegunungan Bromo Tengger Semeru.

Sensasi Berjalan di Jembatan Kaca Terpanjang Indonesia

Bukan sekadar jembatan biasa, Bromo Sky Bridge menyandang predikat sebagai jembatan kaca terpanjang dan tertinggi di Indonesia. Wahana ini menawarkan paket komplit yang jarang ditemukan di tempat lain: kombinasi antara panorama alam purba Bromo yang magis dan sensasi bergidik ngeri saat menatap langsung jurang sedalam puluhan meter tepat di bawah kaki.

Demi kenyamanan dan keselamatan, pengelola menerapkan aturan ketat. Jumlah pengunjung yang berada di atas jembatan dibatasi maksimal 40 orang dalam satu sesi. Selain itu, wisatawan wajib mengenakan kaus kaki berbahan karet khusus agar tidak licin sekaligus melindungi permukaan kaca dari goresan.

Pengalaman mendebarkan ini diakui oleh Elsa, salah seorang pengunjung. Ia tak menampik sempat dibuat gemetar saat langkah pertama.

"Awalnya deg-degan banget karena bisa melihat langsung ke bawah jurang. Tapi setelah nekat jalan ke tengah, rasa takutnya hilang karena tertutup indahnya pemandangan. Ini pengalaman yang tidak terlupakan!" ujarnya antusias.

Senada dengan Elsa, Shava, pengunjung lainnya, menilai Bromo Sky Bridge sukses memberikan warna baru bagi pariwisata Jawa Timur. Menurutnya, jembatan ini wajib masuk dalam *bucket list* siapa pun yang berkunjung ke Bromo.

Kehadiran ikon baru ini bukan tanpa alasan. Presiden Direktur The Lawu Group sekaligus pengelola Bromo Sky Bridge, Parmin Sastro Wijoyo, menjelaskan bahwa jembatan kaca ini diproyeksikan sebagai destinasi penyangga utama.

"Kami menghadirkan jembatan kaca ini untuk menambah variasi atraksi di kawasan Bromo. Targetnya, wisatawan tidak hanya datang untuk mengejar 'sunrise' lalu pulang, tapi bisa tinggal lebih lama (*longer stay*) untuk menikmati Probolinggo," papar Parmin.

Bagi Anda yang penasaran ingin menguji nyali di atas awan selama musim liburan ini. Tarif masuk wisatawan domestik (Lokal):  Rp 55.000 / orang, sementara wisatawan mancanegara ( Rp 110.000 / orang

Dengan perpaduan estetika alam yang sinematik dan wahana yang memicu adrenalin, Bromo Sky Bridge dipastikan akan terus menjadi buah bibir dan destinasi paling diburu sepanjang musim libur sekolah tahun ini. Berani mencoba? (**)

Sumber : beritasatu.com

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow