Penumpang KM Gili Iyang Alami Trauma Gegara Insiden Kebakaran Kapal

Insiden kebakaran yang melanda kapal KM Gili Iyang di Kabupaten Gresik, membuat para penumpang panik. Banyak mereka mengalami trauma akibat insiden itu, terlebih wanita dan anak-anak.

14 Aug 2025 - 15:59
Penumpang KM Gili Iyang Alami Trauma Gegara Insiden Kebakaran Kapal
Penumpang kapal KM Gili Iyang saat dievakuasi ke Pelabuhan Gresik. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Sebuah pengalaman buruk dialami penumpang saat melakukan perjalanan kapal dari Pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean. Dalam perjalanan laut itu, mereka turut menyaksikan kebakaran kapal.

Insiden kebakaran yang diduga konsleting listrik jadi biang itu mengakibatkan ratusan penumpang panik. Instalasi listrik kapal yang membawa sebanyak 220 penumpang itu padam. Kebakaran itu hanya nampak kobaran merah api, Rabu (13/8/2025) malam.

Salah satu penumpang, Roni, menyebut kejadian itu membuat keluarganya trauma. Ia menyebut, insiden ini menjadi kali pertama pengalaman di dalam kapal terbakar. 

"Yang pertama itu panik karena karena saya bawa istri dan empat orang anak yang bukan orang Pulau Bawean. Kalau saya sendiri sebagai orang Bawean ketika ada seperti itu mungkin tidak sepanik sekarang. Tapi melihat anak yang empat dan masih kecil-kecil dan istri yang orang Jawa ya trauma," kata Roni, Kamis (14/8/2025).

Roni menyampaikan, perasaan trauma itu masih ditambah dengan perlakuan pihak manajemen kapal KM Gili Iyang yang seakan-akan lepas tangan dari insiden kebakaran ini. Ia mengira, penumpang akan langsung bisa melanjutkan perjalanan pasca di evakuasi ke Pelabuhan Gresik. 

Namun ternyata tidak, penumpang disuruh mencari informasi mandiri untuk keberangkatan ulang. Penumpang harus menunggu selama tiga jam setelah pihak ASDP memberikan refund tiket dan keberangkatan ulang menggunakan kapal Express Bahari menuju Pulau Bawean. 

"Mungkin ya kerugian itu secara secara psikis. Apalagi dengan keterbatasan pihak Gili Iyang tidak secepatnya merangkul kami. Kami seakan cari solusi sendiri. Cari tiket sendiri bahkan untuk refund saja pertama ditolak, seperti itu," jelasnya. 

Dalam kejadian ini, total ada 220 penumpang yang mendapat pengembalian dana tiket tersebut secara penuh seratus persen. Seluruh penumpang sebanyak 220 orang selamat dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran yang diduga karena konsleting listrik terjadi di garden kapal dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean menunggu dalam pemeriksaan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow