Penggali Kubur di Jombang Temukan Dua Sumur Diduga Peninggalan Masa Kerajaan
Saat menggali tanah kuburan di kedalaman 1,5 meter, Sokib mendapati struktur bangunan menyerupai bentuk Sumur. Dua buah bentuk Sumur Joblong Kuno, diduga peninggalan jaman kerajaan.
JOMBANG, SJP - Kejadian tidak terduga dialami Sokib (51) warga Dusun Padar, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang saat menggali kubur di pemakaman desa setempat pada Senin (28/7/2025) sekitar pukul 07.00 WIB pagi.
Saat menggali tanah kuburan di kedalaman 1,5 meter, Sokib mendapati struktur bangunan menyerupai bentuk Sumur. Dua buah bentuk Sumur Joblong Kuno, lokasi berdekatan di area sekitar penggalian.
"Saat menggali makam, tiba-tiba menemukan lubang sumur. Saya bingung karena bagaimana mungkin menaruh jenazah kalau di bawahnya ada sumur," ucap Sokib saat ditemui awak media pada Rabu (30/7/2025).
Bukan kali pertama, Sokib mengaku kerap menemukan benda-benda kuno seperti koin, kendi, piring, dan barang-barang lain.
"Saya pernah temukan uang logam kuno di tahun 2022, lalu saya kembalikan ke tempatnya. Kata orang tua dulu, dulu di sini memang bukan makam, tapi pasar," ujarnya.
Sokib menguatkan pernyataan dengan merujuk pada cerita sesepuh desa. Jika lokasi pemakaman dulunya adalah lokasi pasar pada masa Kerajaan Majapahit.
Saat ditemukan, kondisi struktur Sumur tersebut satu dalam kondisi utuh, satunya lagi mengalami retakan.
"Demi kelancaran prosesi pemakaman, sumur-sumur itu sementara akan diangkat dan dipindahkan ke lokasi lain," akunya.
Menurutnya, Kepala Dusun setempat pun telah meninjau lokasi setelah kabar penemuan sumur menyebar. Dari pihak desa berencana memindahkan dua sumur kuno itu ke situs bersejarah terdekat, yakni Situs Sumberbeji, yang terletak di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, masih dalam wilayah Kecamatan Ngoro.
Langkah ini diambil guna menjaga kelestarian peninggalan bersejarah sekaligus tetap memfungsikan area pemakaman sebagaimana mestinya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

