Pengasuh PP Bahrul Maghfiroh Dukung Seleksi Anggota Polri dari Kalangan Hafiz Al-Qur'an

Mantan rektor UB itu menyambut positif program seleksi penerimaan anggota Polri dari kalangan hafiz Al-Qur’an

21 Feb 2025 - 16:31
Pengasuh PP Bahrul Maghfiroh Dukung Seleksi Anggota Polri dari Kalangan Hafiz Al-Qur'an
Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Bisri, MS, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, menyambut positif program seleksi penerimaan anggota Polri dari kalangan hafidz Al-Qur’an

KOTA MALANG, SJP - Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Prof. Mohammad Bisri menyambut positif program seleksi penerimaan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dari kalangan hafiz Al-Qur’an. 

Menurutnya, program itu merupakan langkah penting untuk menciptakan polisi yang memiliki integritas moral dan spiritual yang tinggi. Serta mampu mengayomi dan melayani masyarakat dengan baik.

“Para hafiz Al-Qur’an sudah dilatih dengan kedisiplinan dan nilai-nilai luhur Islam. Jika mereka menjadi anggota Polri, saya yakin mereka dapat memberikan kontribusi besar bagi kepolisian dan masyarakat,” ujarnya, Jumat (21/2/2025).

Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh yang berdiri sejak 1988, telah mencetak ribuan santri yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga disiplin dan memiliki pemahaman agama yang mendalam. 

Sebagai pengasuh, Prof. Bisri percaya bahwa keberadaan hafiz Al-Qur’an di lingkungan Polri akan memperkuat karakter jujur, amanah, dan berakhlak mulia dalam tubuh kepolisian.

“Seleksi ini memberikan peluang bagi hafiz Al-Qur’an untuk berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara humanis dan sesuai dengan nilai-nilai keislaman,” tambahnya.

Prof. Bisri yang juga mantan rektor Universitas Brawijaya periode 2014-2018 dan guru besar teknik pengairan, dikenal sebagai akademisi dan praktisi di bidang pengelolaan sumber daya air. 

Dia merupakan inisiator gerakan menabung air (gerai) yang telah diadopsi oleh sejumlah pemerintah daerah, termasuk Pemprov DKI Jakarta.

Dengan kombinasi latar belakang keagamaan dan akademik yang dimiliki, Prof. Bisri meyakini bahwa hafiz Al-Qur’an memiliki potensi besar di berbagai bidang, termasuk dalam institusi kepolisian. 

Dia berharap, program seleksi ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak hafiz yang berperan dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Semoga para hafiz yang terpilih dapat menjadi agen perubahan dalam Polri, dengan pendekatan yang lebih humanis dan berintegritas,” harapnya. (**)

Editor: Ali Wafa.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow