Optimalkan TPS3R di Kampus, UM Berkomitmen Kelola Sampah Berkelanjutan
Langkah ini bertujuan mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA)
KOTA MALANG, SJP - Universitas Negeri Malang (UM) semakin memperkuat komitmennya dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.
Buktinya dengan mengoptimalkan tempat pengelolaan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R) di kampus.
Langkah ini bertujuan mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) serta mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular di lingkungan UM.
Optimalisasi TPS3R UM disorot dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2025 yang digelar pada Jumat (21/2/2025).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya Ketua Green Campus UM, Prof. Dr. Sumarmi; Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM, Prof. Dr. Markus Diantoro; dan Wakil Rektor II UM, Prof. Dr. Puji Handayati; serta berbagai panitia green campus, tenaga kependidikan (tendik) dan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Prof. Sumarmi menekankan optimalisasi TPS3R adalah langkah strategis untuk mewujudkan kampus yang hijau dan berkelanjutan.
"Kami berkomitmen menciptakan sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan edukasi bagi mahasiswa serta masyarakat sekitar," ujar Prof. Sumarmi, Jumat (21/2/2025).
Sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah yang lebih efektif, UM telah menyediakan sejumlah fasilitas pendukung.
Salah satunya adalah alat pengolah sampah organik dan insinerator sampah yang digunakan untuk mengolah limbah tertentu melalui pembakaran terkendali. Sehingga mengurangi volume sampah yang sulit didaur ulang.
Kehadiran insinerator ini diharapkan dapat menangani sampah residu yang sulit terurai secara alami.
Selain itu, Bank Sampah UM juga beroperasi sebagai sarana pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Bank Sampah ini memungkinkan civitas academica dan masyarakat untuk menyetorkan sampah bernilai ekonomi. Seperti plastik, kertas, dan logam.
Meskipun daftar harga untuk jenis sampah yang diterima saat ini masih terbatas, pihak UM berencana memperluasnya guna meningkatkan manfaat ekonomi dan mendukung keberlanjutan program ini ke depannya. (**)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

