Penanganan Korban Kecelakaan Bus Brimob di RS Lawang Medika Malang : Fokus pada Pemulihan
19 korban kecelakaan bus Brimob di Tol Pandaan-Malang kini menjalani perawatan intensif di RS Lawang Medika. Tim medis berupaya maksimal menangani luka fisik dan trauma mental para korban, mayoritas siswa SMA 1 Porong yang sedang menuju sesi foto perpisahan.
MALANG, SJP — Sebanyak 19 korban kecelakaan bus Dinas Brimob yang dirawat di RS Lawang Medika, Kabupaten Malang, mendapat perhatian intensif dari tim medis.
Para korban, yang seluruhnya merupakan siswa SMA Negeri 1 Porong, Sidoarjo, mengalami berbagai jenis luka akibat kecelakaan tunggal yang terjadi pada Sabtu (1/2/2025).
Kabid Pelayanan Medis Rumah Sakit (RS) Lawang Medika, Dr Muhammad Irsyad Nurrudin, menjelaskan, dari keseluruhan korban yang dirawat, 17 di antaranya mengalami luka sedang, satu korban mengalami luka ringan, dan satu lagi luka berat.
“Kebanyakan korban mengalami patah tulang di bagian tangan atau kaki, serta luka robek di kepala akibat benturan keras. Tidak ada indikasi patah tulang kepala, tetapi kondisi ini tetap kami pantau dengan cermat. Untuk korban dengan luka berat, kami sedang mempersiapkan rujukan ke rumah sakit lain dengan fasilitas lebih memadai,” ujar Irsyad, dalam keterangan resminya, Ahad (2/2/2025).
Tim medis juga memprioritaskan pendampingan psikologis untuk membantu korban yang mayoritas masih muda, untuk mengatasi trauma pasca-kecelakaan.
“Kami tidak hanya menangani luka fisik, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental mereka agar proses pemulihan lebih maksimal,” tambahnya.
RS Lawang Medika terus menjalin komunikasi intensif dengan keluarga korban untuk memberikan perkembangan terbaru terkait kondisi pasien. Beberapa keluarga sudah tiba di rumah sakit untuk mendampingi proses perawatan.
“Kami memastikan semua korban mendapatkan perawatan terbaik. Pendampingan juga diberikan kepada keluarga agar mereka memahami proses pemulihan yang sedang berlangsung,” kata Irsyad.
Berdasar informasi yang berhasil dihimpun SuaraJatimPost.com. Bus Dinas Brimob yang membawa rombongan siswa SMA Negeri 1 Porong, Sidoarjo, mengalami kecelakaan tunggal di Tol Pandaan-Malang Km 72-73, wilayah Purwodadi, Pasuruan, Sabtu (1/2/2025), sekira pukul 11.38 WIB.
Bus tersebut sedang dalam perjalanan menuju Lembah Tumpang, Kabupaten Malang, untuk sesi foto perpisahan sekolah.
Dugaan sementara menyebutkan, kecelakaan terjadi akibat hilangnya konsentrasi sopir sehingga bus menabrak pembatas jalan tol dan tiang marka.
Insiden ini menyebabkan dua orang meninggal dunia, yakni sopir bus Moh. Khoirul Arufi (60) dan seorang siswi berinisial NR (18), sementara 31 lainnya mengalami luka-luka.
Kejadian ini menjadi duka mendalam, terutama bagi keluarga korban dan pihak sekolah. Penanganan intensif terus dilakukan, baik oleh rumah sakit maupun pihak terkait, untuk memastikan para korban dapat segera pulih. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

