Angin Kencang dan Pohon Tumbang Sapu Malang, Sejumlah Rumah Rusak dan Jalan Sempat Tertutup
Cuaca ekstrem di Malang menyebabkan puluhan rumah rusak dan belasan pohon tumbang, sempat menutup akses jalan serta memicu kerugian puluhan juta rupiah.
MALANG, SJP – Hujan deras disertai angin kencang menyapu sejumlah wilayah di Kabupaten Malang hingga menyebabkan puluhan rumah rusak serta belasan pohon tumbang dalam satu hari, Selasa (7/4/2026).
Dampak cuaca ekstrem tersebut meluas di beberapa titik, terutama di Kecamatan Poncokusumo dan Kecamatan Kepanjen, bahkan sempat menutup akses jalan utama akibat pohon tumbang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan hujan deras dan angin kencang menjadi pemicu utama rangkaian kejadian tersebut, Selasa (7/4/2026).
“Angin kencang disertai hujan deras menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta pohon tumbang di sejumlah titik,” ujarnya.
Di jalur Jalan Raya Wonorejo–Poncokusumo, tercatat sekitar 12 pohon jenis trembesi dan pinus tumbang hingga sempat menutup akses jalan. Namun, setelah dilakukan penanganan oleh tim gabungan, jalur tersebut kini telah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Selain itu, di Dusun Putuk, Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, dampak paling besar tercatat dengan total 15 rumah terdampak. Rinciannya, 14 rumah mengalami kerusakan ringan dan satu rumah rusak sedang.
“Kerugian sementara ditaksir mencapai kurang lebih Rp 40 juta,” imbuhnya.
Di Desa Pandansari, lima rumah warga juga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang.
Sementara di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, tiga rumah warga mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang. Bahkan, kejadian tersebut turut merusak saluran pipa air bersih di lokasi.
“Korban jiwa nihil, namun warga terdampak masih membutuhkan bantuan darurat,” lanjutnya.
Saat ini, sebagian warga mulai melakukan perbaikan secara mandiri. BPBD Kabupaten Malang bersama unsur terkait juga telah melakukan penanganan awal, termasuk pembersihan material pohon tumbang dan pendataan di lokasi terdampak.
“Penanganan lanjutan dan asesmen akan terus dilakukan, termasuk di wilayah terdampak lainnya,” tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

