Pemuda Asal Kediri Diduga Hanyut saat Mancing di Sungai Brantas Tulungagung

Gunawan, pemuda asal Kediri, hilang secara misterius saat memancing di Sungai Brantas. Sandalnya yang putus menjadi petunjuk tunggal dalam upaya pencarian yang masih berlangsung oleh tim gabungan.

04 Aug 2025 - 11:36
Pemuda Asal Kediri Diduga Hanyut  saat Mancing di Sungai Brantas Tulungagung
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban hilang diduga hanyut di sungai Brantas, Tulungagung. (Foto: Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP — Seorang pemuda asal Kabupaten Kediri dilaporkan hilang dan diduga hanyut di Sungai Brantas, tepatnya di bawah jembatan rel kereta api Dusun Dwi Wibowo, Ahad (3/8/2025) malam.

Korban diketahui bernama Gunawan (29), warga Desa Krandang, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Dia hilang saat memancing bersama rekannya di kawasan Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Kasi Humas Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung Ipda Nanang Murdiyanto menyampaikan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan pertama kali diketahui oleh rekannya, Kukuh Nugroho.

“Saat itu saksi Kukuh melihat korban tidak berada di tempatnya. Dia hanya menemukan alat pancing dan sandal korban. Pencarian sempat dilakukan secara mandiri bersama warga namun hasilnya nihil,” ujarnya.

Menurut informasi, Kukuh dan Gunawan datang ke lokasi usai bekerja di sebuah pabrik kerupuk milik saksi lain bernama Soleh Riadi. Mereka tiba sekitar pukul 17.00 WIB dan memilih lokasi memancing terpisah.

Gunawan memancing di atas bebatuan di bawah jembatan. Sementara Kukuh berada di sisi timur sungai. Keduanya tidak saling berkomunikasi karena fokus pada kegiatan masing-masing di tempat yang berjauhan.

Setelah kehilangan jejak Gunawan, Kukuh segera menghubungi Soleh Riadi dan ayah korban, Baderi. Mereka bersama-sama mencari korban hingga pukul 22.00 WIB, namun tak membuahkan hasil.

Akhirnya, Baderi melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kedungwaru. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim gabungan ke lokasi kejadian malam itu juga.

Petugas dari Polsek Kedungwaru, Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan untuk melakukan pencarian.

“Upaya pencarian masih dilakukan bersama BPBD dan tim SAR. Dugaan sementara korban terpeleset saat memancing hingga jatuh ke sungai,” ujar Ipda Nanang Murdiyanto, Senin (4/8/2025).

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi mata dan menegaskan tidak ada suara atau kejadian mencurigakan dari sekitar lokasi sebelum korban hilang. Semua temuan menunjukkan dugaan kuat korban terpeleset.

Salah satu sandal korban ditemukan dalam kondisi putus, memperkuat dugaan bahwa korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke sungai sebelum sempat meminta pertolongan atau berenang menyelamatkan diri. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow